header_ads

Rebo Keliling Rancabungur

BERITA BOGOR - Plt Bupati Bogor tanggapi aspirasi masyarakat di Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor. 

Kedatangan Pelaksana tugas (Plt) Bupati Bogor, Hj.Nurhayanti,dimanfaatkan oleh Camat Rancabungur, Iwan Setiawan,untuk menyampain beberapa keluhan yang ada seperti masih banyak nya rumah tidak layak huni,angka melek huruf serta peningkatan sarana dan prasarana Puskesmas rancabungur. 

"Bu di Kecamatan Rancabungur ada beberapa permasalahan yang menjadi polemik selama ini seperti total rumah tidak layak huni masih ada 1300 rumah dan angka melek huruf pun masih tinggi juga masyarakat ingin penambahan sarana dan tenaga medis." Pinta nya saat Rebo Keliling (Boling) yang bertempat di hal Rancabungur,pada Rabu,(25/2/2015).

Menanggapi hal tersebut Plt Bupati Bogor,Hj.Nurhayanti langsung merespon awalnya tentang Rumah tidak layak huni (RTLH),sangat penting karena berhubungan dengan peningkatan kesehatan masyarakat Kabupaten Bogor, bagaimana lingkungan juga harus bersih,maka pada tahun ini untuk Kecamatan Rancabungur akan di prioritaskan rehab rumah tidak layak huni.

Persoalan angka melek huruf,yang masih besar,Nurhayanti memerintahkan Kepala UPT pendidikan Rancabunngur untuk aktif turun ke lapangan,untuk mendata masyarakat yang kurang mampu dan mengajak agar mau melanjutkan pendidikan,karena pendidikan merupakan salah indicator terpenting untuk peningkatan Indeks Pembangunan Manusia dalam rangka menjadi Kabupaten Bogor menjadi Kabupaten termaju di Indonesia. 

Mengenai sarana dan prasana puskesmas Rancabungur yang perlu di tingkatkan, Bupati berjanji akan secara bertahap segera merehab puskesmas tersebut,karena salah satu misi di bidang kesehatan seluruh puskesmas dan juga RSUD di Kabupaten Bogor harus terakreditasi semua.

Pada Boling kali ini,Plt Bupati berkesempatan menandatangi prasasti peresmian puskesmas rancabungur , peresmian gedung perpusatakan pasir gaok 1 serta meninjau pelayanan Paten di Kecamatan Rancabungur dan Boling kali ini di hadiri oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor,Ade Munawaroh dan beberapa kepala OPD. (ibp/andi) Editor: Imam Bhakti Pratama



Diberdayakan oleh Blogger.