header_ads

Linguaphone.id

Jadwal KBM Akan Dibatasi Istana

BERITA BOGOR - Rencana pemberlakuan jam kegiatan belajar mengajar bagi sekolah di seputar Istana Bogor menuai protes. 

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor buka suara terkait rencana dimajukannya jam belajar untuk sekolah yang berada di sekitar Istana Kepresidenan Bogor dari pukul 07:00 menjadi 06:30 WIB. Pemajuan jam belajar di sekolah ternyata belum final. “Itu baru imbauan dari Kepala Disdik dan bukan sebuah peraturan baru yang harus dilaksanakan oleh seluruh sekolah,” kata Kabag Humas Pemkot Bogor Encep Alhamidi, Kamis (26/2/2015).

Menurut penuturannya, pendapat dari public tentu menjadi bahan masukan sebelum kebijakan itu menjadi keputusan Walikota Bogor. Namun, Gerakan Rakyat Bogor Bersatu (GR2B) melalui ketuanya Harry Ara, tetap saja mengecam wacana memajukan jam kegiatan belajar mengajar (KBM) tersebut. 

“Apapun alasannya, Disdik harus tahu, jika siswa ini bukan kelinci percobaan. Ingat, pemberlakukan jam belajar bukan karena hal politis, tapi harus ilmiah dan perlu penelitian. Saya sebagai alumni SDN Panaragan 3 Bogor dan SMPN 4 Bogor dapat berempati, atas ketidak jelasan rencana ini. Saran untuk Walikota Bogor Bima Arya, harus berani dan tegas kemudian menolak imbauan Edgar ini, Kamis (26/2/2015). 

Dirinya meminta kejelasan, terkait status pusat pemerintahan Negara ini akan berpusat di Kota Bogor selamanya atau hanya sesaat saja. Jadi, Presiden Jokowi harus menjelaskan secara jelas terkait keberadaannya disini akan seperti apa. 

Sementara, Walikota Bogor Bima Arya mengatakan, Presiden Jokowi berkantor di Istana Bogor hanya untuk sementara. Jokowi tidak ingin menyusahkan warga Bogor yang disinyalir akan terkena dampak kemacetan akibat buka tutup jalan. "Bahwa Presiden juga tidak mau aktivitas yang semakin banyak di Bogor malah menyusahkan warga," ujar Bima Arya di Kantor Center for Stategic and International Studies (CSIS), kepada wartawan, kemarin.

Sejak Jokowi berkantor di Istana Bogor, pengamanan lebih ketat dari biasanya. "Yang lebih menurut saya Cuma aspek kemanan saja, keamanan memang ekstra sekarang, karena Kapolda akan sering datang, Pangdam akan sering datang, nah itu lebih ekstra kita akui," katanya. (red) Editor: Alsabili



Diberdayakan oleh Blogger.