header_ads

Orang Miskin Jawa Barat Menurun Satu Persen

BERITA BOGOR - Jawa Barat tingkatkan anggaran penanggulangan kemiskinan sebesar hampir empat kali lipat. 

Pemerintah Provinsi Jawa Barat menargetkan penurunan angka kemiskinan 1 persen pertahun. Hal ini diungkapkan oleh Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar usai menerima laporan dari Kepala BAPPEDA, Deny Juanda mengenai Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) di Gedung Sate, Senin (16/2/2015).

Menurutnya, dalam rapat tersebut dibahas untuk menanggulangi kemiskinan. Ini langkah pertama mesti dibenahi terlebih dahulu adalah data base masyarakat yang termasuk pada kategori miskin. Kemudian kontribusi dari dinas yang ada untuk anggaran penanggulangan kemiskinan. Selain mengenai peningkatan signifikan APBD Provinsi Jabar dalam menanggulangi kemiskinan.

Dengan meningkatnya anggaran tersebut, Deddy menargetkan, untuk bisa mengurangi angka kemiskinan di Jabar ini minimal satu persen pertahun. Kenaikan anggaran serta koordinasi untuk penanggulangan kemiskinan sudah meningkat signifikan. Untuk menindaklanjuti hal tersebut maka dalam dua minggu kedepan akan dilakukan koordinasi dengan setiap Kabupaten/Kota. 

Menanggapi wacana penghapusan program Beras Miskin (raskin) serta Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) oleh pemerintah Pusat. Maka menurut Deddy hal tersebut akan dilakukan pembahasan khusus.  

Dalam pertemuan tersebut juga selain Kepala BAPPEDA juga turut hadir Asisten Kesejahteraan Rakyat Ahmad Hadadi, Kadis Bina Marga M. Guntoro, Kadis Peternakan, Dody Firman Nugraha, Kadis Kesehatan Alma Lucyati, Kadinsos Arifin Harun Kertasaputra ,dan Kadis ESDM Sumarwan Hadisoemarto. (Rilis)



Diberdayakan oleh Blogger.