header_ads

Musrenbang Sukajaya Dorong Potensi Pertanian

BERITA BOGOR - Musyawarah Rencana Pembanguan (musrenbang) merupakan bagian program rutin yang digelar setiap tahunnya. 

Musyawarah ini merupakan ajang pengajuan pembangunan yang diprogramkan disetiap masing-masing desa, adapun rencana pembangunan tersebut merupakan bagian dari perumusan yang nantinya akan dijadikan agenda prioritas hingga skala prioritas, tergantung keputusan yang dimusyawarahkan bersama-sama.

Musrenbang tersebut dihadiri oleh Seluruh Kepala Desa sekecamatan Sukajaya, Ketua DPRD Kabupaten Bogor H. Ade Ruhandi. SE, Anggota DPRD Yusep dari komisi III, dari BAPPEDA (badan perencanaan pembangunan daerah) Wawan selaku Kabid Ekonomi, dari BPMPD Heti, Unsur UPT, LPM, BPD, PKK Desa dan masyarakat.

Dalam pembahasan kegiatan pembangunan yang akan dilaksanakan dikecamatan sukajaya pada tahun 2016 mendatang yang bersumber dari APBD Kab. Bogor mendapatkan kucuran anggaran berdasarkan PAGU Indikatif sebesar 25,854 Milyar, sedangkan untuk bantuan keuangan Desa (Bankeu) untuk tahun 2016 sebesar 12,097 Milyar. Pagu tersebut akan dipergunakan untuk berbagai usulan program diantaranya, utnuk pembangunan Infrastruktur, Ekonomi, Kesehatan dan Pendidikan.

Untuk meningkatkan perekonomian, seperti diketahui bahwa Kecamatan ini memiliki potensi dibidang pertanian yang kini sedang dikembangkan untuk meningkatkan tarap hidup kesejahteraan para petani dengan lebih mengoptimlakan salah satu produk yakni buah Pala yang telah dimulai sejak tahun 2014 lalu.

Pengembangan dibidang pertanian ini merupakan salah satu produk unggulan yang direncanakan berkembang dengan baik pada tahun 2018 mendatang. Upaya yang telah dilakukan oleh pihak kecamatan Sukajaya diantaranya memberikan fasilitas kepada  beberapa kelompok tani, sehingga diharapkan Produk Unggulan dibidang pertanian yang dikhususkan pada komuditi Buah Pala ini dapat meningkatkan PDRB (pendapatan Domestik Regional Bruto) yang memiliki prospek pengembangan Budidaya Buah Pala sangat menjanjikan.

Camat Sukajaya Nana Mulyana, menambahkan buah pala itu memiliki nilai ekonomis yang tinggi, jika dapat dikelola dengan baik maka kami yakin pendapatan para petani akan lebih tinggi, sehingga diharapkan dengan pendapatan yang tinggi secara otomatis tarap hidup petani akan meningkat baik dan sejahtera. 

Dirinya berharap kepada pemerintah daerah agar terus mendukung program ini menjadi program unggulan hingga tuntas, sehingga mudah-mudahan program ini menjadi bagian pendukung dari salah satu indicator kabupaten Bogor Termaju diindonesia. (red/yas) info desa


Diberdayakan oleh Blogger.