header_ads

Revitalisasi Waduk Jabar

BERITA BOGOR - Revitalisasi untuk mengurangi banjir Jakarta yang diakibatkan luapan sungai dari Jawa Barat. 

Jawa Barat diberi tugas untuk merevitalisasi waduk yang sudah ada, dan pembangunan waduk baru. Hal itu diungkapkan Gubernur Jabar Ahmad Heryawan di Gedung Pakuan, Kamis (12/2/2015).

"Berdasarkan kesepakatan Katulampa tahun lalu bersama Kementerian PU, Gubernur Jawa Barat, Gubernur Banten, Bupati Bogor, Walikota Bogor, Walikota Depok maka kita memang diberi tugas untuk membuat waduk baru di Ciawi, dan merevitalisasi ratusan waduk alami yang ada" ujar  Gubernur.

Selain itu upaya lain yang harus dilakukan Pemprov Jabar adalah normalisasi sungai terutama yang mengalir ke Jakarta seperti sungai Ciliwung dan Cisadane. "Memang harus kita normalkan alirannya, sepadannya dan juga lingkungannya dengan reboisasi di wilayah hulu. Langkah-langkah itu akan segera kita lakukan karna memang sudah menjadi kesepakatan" kata Aher.

Menurut Gubernur, pendanaan untuk semua kegiatan itu dibebankan kepada APBN dan APBD Jabar dan DKI Jakarta. Penanganan banjir yang melanda ibukota tidak bisa berjalan parsial sebab semua pihak mulai dari Pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, serta Pemerintah Provinsi Banten harus melaksanakan komitmen yang sudah disepakati dalam pertemuan di Katulampa, Bogor, Jawa Barat pada tanggal 20 Januari 2014 silam.

Menurutnya, dalam pertemuan di Katulampa setahun silam, tercapai kesepakatan untuk normalisasi 13 sungai yang mengalir di Jakarta dan pengerukan situ atau waduk menjadi tanggungjawab pemerintah pusat. Sementara Pemerintah DKI Jakarta kebagian menangani penertiban dan relokasi warga serta mengurus drainase atau saluran mikro termasuk pengedukan saluran sekunder dan tersier, perbaikan pompa air, pembuatan saringan sampah di kali, atau pembuatan sumur resapan.  (red/pun)



Diberdayakan oleh Blogger.