header_ads

Gedung Sekolah Dan Rumah Warga Nyaris Roboh

BERITA BOGOR - Hujan deras mengguyur Bogor dalam dua hari terakhir ini menyebabkan gedung sekolah nyaris roboh. 

Sebuah Gedung Sekolah berlantai dua di wilayah Kelurahan Kencana Kecamatan Tanah Sareal nyaris ambruk. Selain  itu, satu unit rumah warga yang berdiri dipinggiran tebing juga nyaris terbawa longsor.

Gedung sekolah dua lantai dibawah naungan Yayasan Al Alawiyah di Rt 06 RW 04 Kelurahan Kencana itu, nyaris ambruk akibat tanggul penahan air Kali Gedeuk tepat di depan gedung sekolah jebol.

Jebolnya tanggul karena meluapnya air kali Gedeuk akibat hujan yang terus menerus mengguyur selama dua hari berturut–turut. Gedung sekolah itu terlihat miring, karena tanah penahan dibawahnya amblas. Bahkan, bagian depan lantai atas sudah terlihat retak sehingga dikhawatirkan akan ambruk.

Ada sekitar 250 anak didik menimba ilmu di sekolah yayasan Al Alawiyah mulai dari RA/TK, MI/SDIT, SMP hingga pondok pesantren. Hingga kini pihak sekolah belum mengosongkan bagian ruangan yang nyaris ambruk.

Lurah Kencana Kecamatan Sareal Syafei R mengatakan, pihaknya telah melaporkan bencana alam di wilayahnya kepada Camat Tanah Sareal, yang ditembuskan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Dinas Pengawasan Pemukiman (Wasbangkim) dan Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Bogor.

“Kami berharap Dinas instansi terkait  Pemerintah Kota Bogor bisa secepatnya melakukan penanganan. Kami khawatir Sekolah Al Alawiyah akan ambruk, apalagi musim penghujan  masih akan berlangsung dalam beberapa hari kedepan,“ kata Syafei.

Sebetulnya, diakui Syafei, jebolnya tanggul sudah terjadi sekitar lima bulan lalu. Penanganan yang dilakukan dinas instansi terkait baru perbaikan jembatan Kali Gedeuk yang lokasinya tidak jauh dari Sekolah Al Alawiyah.

“Kini kondisi bangunan Sekolah Al Alaswiyah sudah semakin mengkhawatirkan, bahkan tanah penahan bangunan bagian depan sekolah sudah mulai amblas akibat tergerus air kali Gedeuk,“ kata Syafei.

Sementara itu bencana alam lainnya yang terjadi di wilayah Kelurahan Kencana dalam dua hari terakhir ini, satu unit rumah yang dihuni oleh dua kepala Keluarga (KK) yakni keluarga Mama Herman (65) dan keluarga Pardi Hermanto (26) nyaris terbawa longsor, bahkan dinding bagian samping rumah sudah roboh. Rumah yang berlokasi di Kampung Kali Murni RT 03 RW 01 Kelurahan Kencana berdiri persis dibibir tebing setinggi sekitar 5 meter.

Pihak Tagana (Taruna Siaga) bersama PMI Cabang Kota Bogor yang datang ke lokasi bencana, pada Senin (9/2/2015) malam telah memberikan bantuan tanggap darurat kepada pemilik rumah  berupa sembako, peralatan dapur, karpet serta  terpal. (red/herman)


Diberdayakan oleh Blogger.