header_ads

Gandeng Pengusaha Tekan Angka Pengangguran

BERITA BOGOR - Pasar terbuka hingga 46,3 juta jiwa yang akan dikembangkan untuk mengurangi pengangguran. 

Provinsi Jawa barat berencana akan menghadirkan lapangan kerja yang lebih banyak dan mendorong  para pengusaha untuk memberikan komitmen menguasai industri hulu (pengolahan bahan mentah) hingga ke industri hilirnya (barang jadi), sehingga tenaga serta proses kerja yang dilakukan berlangsung di dalam negeri.

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengungkapkan hal tersebut, usai membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Pemuda KNPI Provinsi Jawa Barat di Hotel Horison, Jl. Pelajar Pejuang 45 No. 121 Kota Bandung, Senin (16/2/2015). 

Menurut Gubernur Jawa Barat, adanya ketidak hati-hatian dalam manajemen ekonomi kita saat ini, sehingga proses pengolahan sumber daya alam yang kita miliki tidak utuh dilakukan dari hulu ke hilirnya. Proses keutuhan industri tersebut dapat menghadirkan lapangan kerja, sehingga dampaknya di Korsel tidak ada pengangguran. Selain itu, di Indonesia angkatan kerja lebih banyak daripada lapangan kerjanya, karena industri manufaktur dalam negeri belum bekerja dengan baik.

Selain potensi sumber daya alam, Indonesia juga memiliki pangsa pasar yang begitu besar, yaitu dengan potensi pasar terbuka hingga 247 juta jiwa. Sementara Jawa Barat sendiri memiliki pasar terbuka hingga 46,3 juta jiwa. Untuk itu, Aher ingin serta medorong para pengusaha seiring Pemprov Jabar hingga saat ini terus mendorong terciptanya pengusaha baru hingga 100 ribu wirausahawan dalam 5 tahun ke depan. (Rilis)



Diberdayakan oleh Blogger.