header_ads

Linguaphone.id

Aksi Fogging Cegah DBD

BERITA BOGOR - Fogging dilakukan pasca pergunjingan kasus demam berdarah yang mengegerkan pada awal tahun 2015. 

Dinas kesehatan Kabupaten Bogor bersegera melayangkan surat pemberitahunan kepada seluruh Pemerintah desa untuk melakukan kegiatan Fogging (pengasapan) di setiap lingkungan warga.

Kegiatan diantaranya dilaksanakan di wilayah Rw 07 Desa Pasir Laja, Kecamatan Sukaraja Bogor, dengan mengerahkan dua alat Fogging guna menyisir pelosok lingkungan warga guna membasmi sarang nyamuk aedes aegepty yang kemungkinan berkembang biak. "Langkah ini kita lakukan untuk mengantisipasi menjangkitnya penyakit demam berdarah di permukiman kami," kata Ketua Rw 07 Desa Pasir Laja, Muhammad Jessar, Minggu (22/2/2014) pagi.

Disinggung mengenai biaya operasional, dirinya menjelaskan warga tidak dikutip biaya apapun sebab semuanya sudah ditanggulangi dari pihak Desa. "Bahkan, sebelum kegiatan Fogging dimulai semua warga disini bergotong royong membersihkan selokan, semak-semak dan menyingkirkan kaleng-kaleng bekas termasuk menerapkan 3 M, yakni menguras menutup mengubur," paparnya. 

Sebelumnya, saat menanggapi adanya pemberitaan mengenai kasus DBD di wilayah Kabupaten Bogor, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor Dr. Hj. Camalia W. Sumaryana, MKM menjelaskan awal tahun ini ada delapan suspect demam berdarah yang belum positif demam berdarah. Dari total kasus tahun 2014 di Kabupaten Bogor ada 1834 kasus, dari jumlah tersebut ada 29 orang yang meninggal dunia ini bisa dikarenakan adanya keterlambatan penanganan.

Menurutnya, di 40 kecamatan se-Kabupaten Bogor terdapat 10 kecamatan yang merupakan daerah endemis demam berdarah yang secara rutin petugas dari Dinas Kesehatan melakukan fogging focus. "Namun, perlu kami luruskan mengenai fogging, tidak serta merta fogging dilakukan terlebih jika suspect belum positif demam berdarah. Melakukan fogging tanpa ada kepastian positif demam berdarah adalah satu pemahaman yang salah," jelasnya.

Dirinya juga menghimbau agar masyarakat memperhatikan Abatisasi, yaitu penaburan abate dengan dosis 10 g untuk 100 liter air pada tampungan air yang ditemukan jentik nyamuk. Dan 3M, penggerakan masyarakat dalam PSN (Pemberantasan Sarang Nyamuk) dengan 3M, yaitu menguras, menutup tampungan air dan mengubur barang-barang bekas yang dapat menjadi sarang nyamuk. (ice) Editor: MICHELLE


Diberdayakan oleh Blogger.