header_ads

Lebaran.id

Sekolah Adiwiyata

BERITA BOGOR - Pemahaman lingkungan hidup guna memahami potensi, tata cara pengelolaan, dan antisipasi dampak lingkungan. 

Seratus pendidik yang mewakili Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah Menengah Atas di wilayah Kabupaten Bogor diberikan penyuluhan tentang lingkungan hidup melalui program Sosialisasi Adiwiyata yang digelar oleh BLH Kabupaten Bogor dengan menghadirkan narasumber dari BPLHD Provinsi Jawa Barat, bertempat di ruang serbaguna kantor BLH Kabupaten Bogor, Selasa (24/2/2015).

Mewakili Kepala Subid Pengembangan Dan Kemitraan BPLHD Provinsi Jawa Barat, Supriyono memaparkan bahwa dengan pemahaman tentang lingkungan hidup yang cukup maka akan mendorong partisipasi masyarakat peduli lingkungan guna mengubah perilaku menjadi perilaku yang ramah lingkungan. "Perubahan perilaku ini menjadi tujuan utama pengembangan pendidikan lingkungan hidup. Anak didik merupakan wajah bangsa pada masa depan. Karena itu, mereka sudah harus paham konsep keberlanjutan dalam lingkungan pada tataran praktis," paparnya



Menurutnya, Program Adiwiyata adalah Program Sekolah Peduli dan Berbudaya Lingkungan yang dikembangkan sejak 2006 dengan tujuan untuk mewujudkan generasi peduli lingkungan. Program ini diarahkan kepada sekolah setingkat SD, SMP dan sederajat, juga SMA dan sederajat untuk menjadi Sekolah Adiwiyata yang nantinya dapat mengimplementasikan kebijakan berwawasan lingkungan, kurikulum sekolah berbasis partisipatif, serta pengelolaan sarana dan prasarana sekolah yang ramah lingkungan.



"Langkah yang dibutuhkan sebelum membuat Rencana Aksi untuk mendukung program Sekolah Adiwiyata yaitu membentuk komite, menentukan lingkup pembahasan, membentuk tim kecil, mengulas dan memfinalisasi visi dan misi, melakukan identifikasi proses inti (pengukuran, fasilitasi, dan implementasi), menentukan urutan dan interaksi proses - proses yang berlangsung, untuk kemudian menjelaskan tugas masing-masing dan mulai melakukan “awareness” serta pelatihan/pengajaran terintegrasi," urai Supriyono. 

Tak hanya itu, lanjutnya, perlu pula dilakukan pemetaan potensi sekolah, diantaranya Peta Sekolah, Air, Tanah, Polusi Udara, Energi, Sampah, Resiko, Pemburu Data Energi, Pemburu Data Sampah, Tim Pengolah Data, Jurnalis Lingkungan. Kegiatan ini juga dapat di integrasi dalam Kegiatan Belajar Mengajar pada bidang studi Bahasa, Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam (Biologi, Kimia, Fisika), Ilmu Pengetahuan Sosial (Sosiologi, Ekonomi, Geografi), Seni Rupa, Jasmani dan Kesehatan.

Sebelumnya, Kepala Bidang Pengembangan Dan Kemitraan BLH Kabupaten Bogor menambahkan kegiatan ini untuk mendorong pihak sekolah dalam mengimlementasikan sekolah berbasis lingkungan hidup dan mendorong suatu sekolah menjadi sekolah yang hijau, yang dapat terintegrasi dengan kegiatan belajar mengajar di sekolah masing - masing” tambahnya. (als) Editor: Alsabili
. 


PEMETAAN LINGKUNGAN SEKOLAH CALON ADIWIYATA (data BLH Kab Bogor 2015)


Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

Diberdayakan oleh Blogger.