header_ads

Bangunan Liar Dibongkar Pol PP

BERITA BOGOR - Pemilik bangunan liar sepanjang Jalan Raya Bogor protes pembongkaran paksa oleh Satpol PP Kabupaten Bogor. 

Dikarenakan melanggar garis sempadan sungai (GSS) serta membuat kumuh taman dipinggir jalan raya Jakarta - Bogor, sekitar 61 bangunan liar (bangli) di sepanjang Jalan Raya Jakarta - Bogor Kecamatan Sukaraja ditertibkan Satpol PP Kabupaten Bogor, Kamis (26/2/2015). 

Sejumlah bangli semi permanen berupa warung makan, tambal ban, dan warung kelontong tak satupun luput dari penyisiran petugas Satpol PP. Kabid Dalops Satpol PP Kabupaten Bogor, Asnan menjelaskan, penertiban ini dilakukan karena bangunan ini melanggar Perda dan cukup meresahkan masyarakat.

Dirinya mengungkapkan, dalam penertiban kali ini selain menerjunkan dua pleton atau sekitar 60 anggota, pihaknya juga dibantu oleh petugas PLN, anggota dari Polres Bogor, Kodim 0621 Kabupaten Bogor, serta Denpom Cibinong. "Aparat kecamatan, petugas PLN, serta unsur kepolisian dan TNI juga kami libatkan, untuk proses pengamanan dalam penertiban," ungkapnya.

Dalam penertiban kali ini, sempat terjadi sedikit kericuhan antara pemilik bangunan yang enggan bangunan serta barang - barang mereka ditertibkan oleh Satpol PP. Namun, berkat kesigapan anggota Polres, TNI, serta anggota PTI Satpol PP Kabupaten Bogor, kericuhan tersebut dapat diredam. 

Selain menyisir kawasan jalan raya Jakarta - Bogor Kecamatan Sukaraja, anggota Satpol PP juga melakukan penyisiran di kawasan jalan alternatif Sentul - Kandang Roda Kecamatan Babakan Madang. Tetapi di kawasan ini, tidak terlihat adanya bangunan liar dikarenakan para pemilik bangunan telah membongkar bangunan mereka secara mandiri. Hanya beberapa peralatan tambal ban yang terlihat disita oleh para petugas Satpol PP. (ibp/ari) Editor: Imam Bhakti Pratama





Diberdayakan oleh Blogger.