header_ads

Camat Harus Usir Rentenir

BERITA BOGOR - Rentenir marak di Kabupaten Bogor menjerat warga dengan iming - iming pinjaman uang proses cepat. 

Mulai merebaknya rentenir di sejumlah kawasan di bumi “Tegar Beriman” membuat Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Adang Suptandar, segera mengumpulkan dinas terkait. Adang Suptandar menjelaskan, pihaknya akan memberikan himbauan intensif sehingga masyarakat tidak terjerat. “Nanti melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Ekbang) akan melibatkan dinas terkait. Juga kami minta camat aktif,” jelasnya.

Menurutnya, langkah antisipatif harus diambil agar keberadaan ‘lintah darat’ bisa diberantas. Jangan sampai, katanya, masyarakat banyak terjerat dan merugikan mereka sendiri. “Nanti saya koordinasikan ke camat, semua jajaran dari kepala desa/lurah hingga RT dan RW kembali memasang spanduk tidak menerima rentenir di kawasan mereka," katanya. 

Seperti yang diberitakan sebelumnya, kelompok rentenir kembali menjebak warga Kecamatan Sukaraja. Tepatnya, di Desa Pasir Jambu, seorang ibu rumah tangga, Diah (35) misalnya. Karena kondisi ekonomi yang lemah, ia terpaksa meminjam uang pada lintah darat. Nahas, Diah tak mampu mengembalikan uang tersebut. “Barang-barang yang ada harganya terpaksa dijual. Untuk menutup Bank Keliling itu, sebab tidak bisa lagi membayar hutang. Supaya tidak dikejar-kejar oleh rentenir,” ujarnya.

Diakui Diah yang meminta alamat rumahnya di rahasiakan, sebetulnya di kampung itu, bukan hanya dirinya yang meminjam uang kepada rentenir. Melainkan banyak ibu-ibu lain yang melakukan hal serupa. “Banyak warga lainnya, yang ada sekarang mereka pada ngeluh dengan bunga tinggi, serta cara mereka menagih sangat kejam terhadap warga, tidak seperti sebelumnya ramah dalam menagih kepada kami,” papar Diah.

Menanggapi hal tersebut, Sekertaris Desa Pasir Jambu, Nandang, membenarkan keberadaan rentenir dikeluhkan banyak warga melalui RT dan RW, yang melaporkan ke Pemerintah Desa. Umumnya keluhan itu, didasarkan pada cara penagihan yang dianggap kasar karena kerap disertai nada-nada tinggi.

“Praktik rentenir berkedok bank keliling ini perlu diwaspadai, masyarakat harus berhati-hati, dalam rayuan para rentenir itu, sementara itu jeratan utang yang sangat membahayakan. Kami Pemerintah Desa Pasir Jambu mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap setiap jeratan rentenir berkedok apapun. Aksi rentenir merupakan jebakan yang perlu terus diwaspadai,” terangnya. (red/pakar)


Diberdayakan oleh Blogger.