header_ads

Tolak Calo Perijinan

BERITA BOGOR - Pemerintah akan bekerja profesional untuk kesejahteran masyarakat, jika ada calo silahkan laporkan. 

Plt Bupati Bogor, Nurhayanti meminta masyarakat untuk tidak memakai jasa calo saat mengurus perizinan,  seperti izin usaha dan juga administrasi kependudukan seperti KTP, kartu keluarga, dan akta kelahiran. “Jika memakai jasa calo segala urusan pasti tarifnya jadi mahal. Padahal Pemda tidak pernah meminta biaya admistrasi untuk pelayanan masyarakat,” kata Nurhayanti, kemarin.

Menurutnya, Pemerintah akan bekerja profesional untuk kesejahteran masyarakat. Untuk itu jika ada oknum nakal silakan laporkan saja. “Dengan catatan laporan harus jelas dan berdasarkan fakta. Jangan sembarangan melapor,” tegasnya.

Dikatakannya, jika ada laporan ke Pemda bahwa pelayanan masyarakat di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), kecamatan, dan kelurahan melakukan pungutan liar, maka Pemda segera melakukan pengecekan pembuktian apakah benar terjadi pungli. “Jika terbukti, kami akan memberikan sanksi tegas. Karena Pemkab Bogor sudah berkomitmen untuk melayani masyarakat dengan pelayanan cepat, hemat, mudah, dan berkekuatan hukum tetap,” jelasnya.

Sementara, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bogor, Oetje Subagdja mengatakan, semua pelayanan masyarakat mulai dari tingkat RT, RW, kelurahan, kecamatan dan dinas dalam pembuatan KTP, KK, Akta kelahiran, dan izin lainnya tidak dipungut biaya administrasi. “Disdukcapil siap melayani masyarakat tanpa biaya administrasi. Kecuali biaya adminstrasi Rp 50.000 bagi masyarakat yang membuat akta kelahiran lebih dari 60 hari dari masa kelahiran,” katanya. (als)




Diberdayakan oleh Blogger.