header_ads

Linguaphone.id

Bidik Persoalan Hotel Whiz

BERITA BOGOR - Wakil Walikota Minta Minggu Ini Segala Permasalahan Diselesaikan Hotel Whiz Ditangani Oleh 4 SKPD.

Merebaknya keluhan dan protes warga Jalan Cikuray, RW03, Kelurahan Babakan, Kecamatan Bogor Tengah yang telah disampaikan kepada Komisi C DPRD Kota Bogor, tentang jendela-jendela milik Hotel Whiz yang berada di Jalan Pajajaran, menghadap ke pemukiman masyarakat, sedangkan warga sekitar meminta agar jendela-jendela itu tidak menghadap ke pemukiman warga sesuai perjanjian awal, akhirnya mendapat tanggapan serius.

Tak hanya itu, sejumlah pelanggaran Hotel Whizz terus mendapatkan perhatian serius dari Wakil Walikota Bogor, Usmar Hariman, lantaran terdapat perbedaan pendapat antara Dinas Wasbangkim dengan Satpol PP Kota Bogor terkait dengan pelanggaran hotel tersebut.

Wakil Walikota Bogor Usmar Hariman sudah me­­merintahkan BPPT-PM Kota Bogor, sebagai leading sektor agar turun ke bawah bersama Wasbangkim, Satpol PP, dan BPLH untuk turun langsung melakukan pengecekan ke Hotel Whiz tersebut. "Pengecekan Hotel Whiz secara bersama itu harus dilakukan agar setiap dinas memiliki satu suara terhadap pelanggaran yang dilakukan oleh pihak pengusaha tersebut. Dua dinas diantaranya Satpol PP bersama Wasbangkim harus berkoordinasi dibawah BPPT-PM," tegasnya, Rabu (10/12/2014).

Dirinya berjanji akan turun langsung ke lapangan guna meninjau ketinggian, perizinan warga, termasuk untuk permasalahan air bawah tanahnya. "Jika tidak hitung dan dicek oleh dinas terkait maka dirinya akan langsung mengecek siteplan serta menghitung ketinggian hotel secara kasat mata. Kita akan lihat siteplan kalau sesuai masyarakat menyetujui 8 lantai maka harus ada tindak lanjut. Dan kalau menyalahi siteplan maka akan kita bongkar,” katanya.

Sementara, Anggota Komisi C DPRD Kota Bo­­gor, Abuzar menilai, Dinas Was­bangkim Kota Bogor bertanggungjawab penuh, atas permasalahan-permasalahan antara Hotel Whiz dengan warga di sekitarnya. Se­­harusnya ketika proses pembuatan izin, masalah-masalah warga sudah terselesaikan. Tetapi kenyataannya banyak bermasalah muncul ketika bangunannya sudah hampir selesai, sehingga peranan dan kinerja Wasbangkim serta dinas lainnya dipertanyakan dalam hal ini. (red/pakar) foto: ilustrasi


Diberdayakan oleh Blogger.