header_ads

Linguaphone.id

RSUD Cileungsi Menuju BLUD

RSUD Cileungsi Menuju Penerapan BLUD
Tingkatkan Pelayanan Kesehatan
 .
Dalam rangka meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cileungsi akan segera menjadi Pola Pengelolaan Keuangan (PPK) Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) per tahun 2015 mendatang.

Dalam eksposenya, Direktur Utama (Dirut) RSUD Cileungsi, Drg. Mike Kaltarina, MARS mengatakan, untuk menjadi BLUD, RSUD Cileungsi harus melalui sejumlah tahapan penilaian oleh tim gabungan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor.

RSUD Cileungsi sudah dinilai dan layak menjadi BLUD. Kita menunggu tahun depan, Insya Allah diterapkan PPK BLUD. Dengan penerapan PPK BLUD, kita diberikan keleluasaan mengelola keuangan yang akan berdampak pada peningkatan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat, khususnya di kawasan Timur Kabupaten Bogor.

Guna mewujudkan Kabupaten Bogor Menjadi Kabupaten Termaju di Indonesia maka strategi RSUD Cileungsi 5 tahun kedepan terfokus pada peningkatan kualitas pelayanan, berupa: peningkatan kinerja SDM, pengembangan layanan Kamar Operasi, ICU, Bank Darah, Haemodialisa (Cuci Darah), serta penambahan poli MCU (Medical Chek Up), poli Gizi, poli Tumbuh Kembang, dan lain lain dan juga penambahan tempat tidur sampai sekitar 160 tempat tidur.

Dasar Hukum Penyelenggaraan BLUD:
  1. UU No 17 Tahun 2003 tengtang Keuangan Negara
  2. UU No 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara (pasal 68 dan 69)
  3. UU No 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit
  4. PP No 23 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum
  5. PP No 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah
  6. Permendagri No 61 Tahun 2007 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum

Untuk menjadi RSUD BLUD, msks RSUD Cileungsi harus lulus persyaratan menjadi BLUD, yaitu:
  1. Syarat Substantif
  2. Syarat Teknis, dan
  3. Syarat Administratif
RSUD Cileungsi juga sudah melakukan sejumlah pembenahan untuk melengkapi persyaratan administrarif, diantaranya membentuk 4 pokja (kelompok kerja) untuk kelengkapan persyaratan administratif, diantaranya Pokja Tata Kelola, Rencana Strategis Bisnis, Standar Pelayanan Minimal, serta Laporan Keuangan.

Sumber daya yang ada di RSUD Cileungsi telah mengikuti Bimbingan Teknis, diantaranya Rencana Bisnis Anggaran (RBA), Rencana Strategi Bisnis (RSB), Keuangan dan Tata Usaha, dan pendampingan oleh narasumber dari Arsada (Asosiasi Rumah Sakit Daerah) Jawa Barat, pembuatan dokumen, dan diakhiri penilaian oleh tim pemda Kab. Bogor.

RSUD Cileungsi juga telah mempersiapkan sejumlah perencanaan pengembangan pelayanan pada salah satu rumah sakit milik pemerintah daerah tersebut dalam menyongsong BLUD. Persaingan ketat yang akan dihadapi RSUD Cileungsi di kawasan timur menjadikannya harus dapat membuat perencanaan yang baik dan tepat, serta mampu membaca arah pelayanan dan pengembangan kesehatan di wilayah ini, termasuk menyusun RSB yang dijabarkan pada RBA harus dapat menjawab tantangan visi 5 tahun ke depan.

Dikatakannya, strategi tersebut hanya dapat dilakukan dengan menggali semua potensi internal dan peluang pasar serta mengantisipasi semua kelemahan baik dari aspek SDM nya, sarana/prasarana maupun jenis pelayananannya menjadi suatu hal positip dengan membangun etos kerja dan komitmen kebersamaan untuk maju.

Untuk kemajuan tersebut agar dapat menjadi rumah sakit andalan di wilayah Bogor Timur dan bersaing dalam pasar yang sehat, maka Seksi Pelayanan dan Pengembangan Medik berupaya membuat suatu strategi untuk mencapai apa yang di cita-citakan RSUD Cileungsi khususnya dan Pemerintahan Daerah Kabupaten Bogor umumnya untuk 5 tahun kedepan dengan menggunakan suatu formula dengan apa yang disebut sebagai "Critical Success Seksi Pelayanan dan Pengembangan Medik" (Faster, Better, Cheaper, Newer, Technology dan Safety).

Formula ini digunakan juga oleh seluruh bidang/instalasi di RSUD Cileungsi untuk dapat diaplikasikan menuju strategi 5 tahun kedepan sebagai mercusuar (pedoman) dalam menyusun langkah-langkah strategi kearah pencapaian visi Kabupaten Bogor sebagai Kabupaten Termaju di Indonesia.

Diharapkan peningkatan kinerja pelayanan tersebut dapat menjadi harapan masyarakat untuk menggunakan fasilitas kesehatan yang disediakan oleh RSUD Cileungsi sehingga RSUD sebagai fungsi rujukan kesehatan di wilayah Bogor Timur dapat mendorong terwujudnya kabupaten Bogor sebagai Kabipaten Termaju di Indonesia sesuai dengan visinya. (Rilis)


Dirut RSUD Cileungsi, Drg.Mike Kaltarina,MARS didampingi Kasie Pelayanan dan Pengembangan Medik, Dr.Desriza Ratman,MHKes
 
 .
1/12/2014
30/12/2014
Diberdayakan oleh Blogger.