header_ads

Linguaphone.id

Plt Bupati Bogor Lakukan Rebo Keliling

BERITA BOGOR - Pemerintah Kabupaten Bogor gencar mengatasi permasalahan imigran gelap dan kemacetan lalulintas.

Berbagai cara di lakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor dalam rangka menertibkan para Imigran yang selama ini meresahkan masyarakat serta polemik Kemacetan yang sudah akut di Kecamatan Cisarua, kedua hal tersebut dikatakan pelaksana tugas (Plt) Bupati Bogor,Hj.Nurhayanti,saat memimpin Rapat Minggon Keliling (Boling) yang bertempat di balai riung Taman Safari Indonesia Kec. Cisarua, pada Rabu, (10/12/2014).

Mengenai masalah imigran terutama dari timur tengah yang selama sering meresahkan warga Kabupaten Bogor terutama masyarakat Kecamatan Cisarua, Plt Bupati Bogor,Hj.Nurhayanti mengatakan Pemkab Bogor telah melakukan berbagai usaha seperti telah mengirim surat kepada Kementrian Hukum dan Ham Republik Indonesia agar menghentikan kedatangan Imigran ke Kabupaten Bogor serta organisasi asing yang melakukan kegiatan di wajibkan untuk melapor dan sudah tim yang di bentuk untuk mengurusi imigran asing di. Kepalai oleh kepala Imigrasi Bogor.

Terkait masalah Kemacetan yang selama ini menjadi polemik juga di Kecamatan Cisarua, Nurhayanti pun menjabarkan bahwa Pemkab Bogor selain akan membuat jalan poros tengah-selatan juga akan melebarkan jalan alternatif Cibereum-Citeko-Gadog yang akan di bangun dengan lebar 30 meter, karena jalan alternatif selain harus dapat mengatasi kemacetan juga harus memberikan kenyamanan bagi masyarakat.

Sementara, Pemilik taman wisata matahari,Hari Darmawan menghibahkan tanah seluas 1 Hektar untuk di gunakan oleh Pemkab Bogor dalam rangka menata para PKL yang sering berjualan di pingir jalan dengan berimbas pada kemacetan yang sering terjadi di kecamatan Cisarua.

Pada Boling kali ini juga di hadiri Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor Ade Munawaroh dan Iwan Setiawan dan sejumlah kepala OPD di lingkup Pemerintah Kabupaten Bogor juga pemilik taman safari Indonesia ,Jansen Manangsang. Selepas Boling Plt Bupati berkesempatan melakukan peletakan batu pertama kantor desa Cibereum dan peresmian Rumah tidak layak huni di Desa Citeko.(ibp) Editor: Imam Bhakti Pratama

Diberdayakan oleh Blogger.