header_ads

Bendung Leuwi Bolang Cikeas Dibiarkan Runtuh

BERITA BOGOR - Disekitar lokasi bendungan kerap digunakan warga termasuk anak - anak untuk mandi dan mencari ikan.

Keberadaan Bendung Leuwi Bolang sungai Cikeas yang terletak diperbatasan RT 01 RW 03 Desa Cikeas dengan Desa Cadas Ngampar, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, dibiarkan terbengkalai. 

Padahal sejak lima bulan silam kondisi runtuhnya bendung sudah dilaporkan pihak Ketua RW dan Pemerintah Desa Setempat. Kronologis kejadian sekitar awal bulan Juli 2014 saat terjadi banjir bandang dengan arus deras di sungai Cikeas yang mencapai ketinggian hingga meluap kepermukiman warga. 

"Saya lupa hari dan tanggalnya tapi yang jelas sekitar awal Juli kemarin. Bangunan bendung itu ambrol dan tergerus arus deras, bahkan turap dan tepi sungai habis digerus derasnya air," kata Ketua RW 03, Sofyan, kepada Berita Bogor, Minggu (7/12/2014) sore.

Dirinya mengaku sudah melaporkan hal tersebut kepada pihak Pemerintah Desa untuk di tindak lanjuti, namun hingga berita ini dimuat keberadaan sisa reruntuhan Bendung Leuwi Bolang masih dibiarkan terbengkalai. 

"Kami berharap ada perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Bogor, sebab saat ini musim hujan akan ada ancaman air bah yang menggerus tebing sungai sejauh 300 meter, lama-lama bisa habis sampai ke lahan warga. Apalagi tiap sore banyak warga yang mandi dan mancing disini, khawatir akan membahayakan mereka," pintanya. (als)






 Bendung Leuwi Bolang di perbatasan Desa Cikeas dan Cadas Ngampar Dibiarkan Runtuh. (red)
.

Diberdayakan oleh Blogger.