Ads

Tarif Taksi Online Ditetapkan Pemerintah Pusat

Jabar mengikuti peraturan dari Kemenhub 

BERITA BOGOR | www.beritabogor.com - Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan  mengatakan hingga saat ini Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat belum menerima keputusan dari pemerintah pusat tentang penetapan tarif batas atas dan bawah taksi online. 

Dirinya mengaku akan mengikuti peraturan dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub). "Tarif batas atas dan bawah taksi online belum jadi, kayanya kelihatannya akan ditangani langsung oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub)," katanya usai mengikuti acara Halal Bi Halal di halaman Gedung Sate Bandung, Selasa (4/7/2017).

Pemprov Jabar hingga kini belum mendapatkan instruksi dari Kemenhub tentang penetapan tarif batas atas dan bawah bagi taksi online. "Yang jelas sampai sekarang draftnya belum saya tanda tangani karena belum ada lampu hijau dari pemerintah pusat. Saya kira di daerah lain juga akan dihandle oleh Kemenhub langsung," ungkapnya

Menurutnya, melihat potensi setiap daerah yang berbeda memang diberikan perbedaan berdasarkan wilayahnya masing-masing. "Memang Pemerintah pusat memberikan kebijakan sesuai potensi wilayahnya masing-masing," ujarnya

Aher menilai, sepanjang taksi online tidak melanggar ketentuan tarif yang sudah ditentukan oleh pemerintah pusat, maka tidak disebut melanggar. Pemprov Jabar pun ke depannya akan mengeluarkan Peraturan Gubernur terkait tarif batas atas dan bawah bagi taksi online.

"Sepanjang taksi online menentukan tarif batas bawah dan atas, dan tarifnya masih dalam batas koridor itu, maka sah tarifnya. Yang salah itu tidak sesuai dengan batas atas dan bawahnya. Saya kira sudah ada ketentuannya sesuai dengan Peraturan Menteri (Permen)," pungkasnya. (red) foto ilistrasi

Diberdayakan oleh Blogger.