Ads

Panen Raya Cariu Bogor

Bupati bangga Cariu wujudkan pengembangan padi 

BERITA BOGOR | www.beritabogor.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Bogor berkerjasama dengan Institut Pertanian Bogor berhasil melakukan pengembangan padi varietas IPB 3S yang merupakan padi tipe baru (PTB).

Kegiatan ini dalam rangka mendukung swasembada pangan melalui kegiatan upaya khusus padi, jagung, kedelai (Upsus Pajale), bertempat di Gapoktan Cakra Buana Desa Cikutamahi Kecamatan Cariu Kabupaten Bogor. 

Bupati Bogor, Hj. Nurhayanti bersama Forkominda Kabupaten Bogor, Rektor IPB dan Danrem 061/Suryakancana melakukan panen raya bukti keberhasilan pengembangan padi tersebut, Selasa (11/07/2017) pagi. 

Dalam sambutannya Bupati Bogor, Hj. Nurhayanti mengatakan sangat mengapresiasi Gapoktan Cakrabuna yang telah berhasil melaksanakan kegiatan pengembangan penangkaran benih padi pada tahun 2017 seluas 15 hektar dan mengembangkan kegiatan upsus pajale hingga dipanen. 

Dirinya mengatakan bahwa swasembada pangan Nasional masih dihadapkan pada berbagai kendala, diantara semakin meningkatnya jumlah penduduk yang berimplikasi pada alih fungsi lahan dari lahan pertanian menjadi lahan pemukiman dan lemahnya permodalan dan pemasaran serta rendahnya posisi tawar petani dalam mata rantai perdagangan produksi pertanian  yang menjadikan produksi pertanian kita yang masih terbatas hanya sebagai pemenuhan kebutuhan pangan keluarga dan menjadi komoditas bisnis.

“Pemerintah Kabupaten Bogor akan terus berupaya mengatasi hambatan hambatan pembangunan pertanian serta meningkatkan kinerja dalam pengguatan ketahanan pangan, tentunya dengan dukungan para petani, penyuluh pertanian dan lembaga pertanian yang berkompeten dan didampingi unsur kodim yang sekarang ini memiliki program penguatan ketahanan pangan secara terpadu,” tambahnya.

Sementara itu, ,Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Bogor, Siti Nurianty menjelaskan bahwa sasaran tanam padi pada tahun 2017 sebesar 88.643 HA, produksi padi 546.691 Ton dan tersediannya benih padi unggul bersertifikat sebanyak 825 Ton pada tahun 2017.

Masih kata Nuriantu bahwa tujuan program Upsuspajale yakni menyedian kebutuhan prasaran dan sarana pertanian berupa air irigasi, benih, pupuk, alsintan dan sarana produksi lainnya dan meningkatkan indeks pertanaman dan prduktivitas pada lahan sawah, lahan tadah hujam, lahan kering, lahan rawa pasang surut dan rawa dan mendukung pencapaian swasembada berkelanjutan padi, jagung dan kedelai. (andi)

Diberdayakan oleh Blogger.