Ads

Pengamat Transportasi Tuding Bupati Bogor Gagal Fokus

Jelang Arus Mudik Jalan Dibiarkan Rusak

BERITA BOGOR | www.beritabogor.com - Meskipun arus mudik lebaran hampir tiba namun sejumlah ruas jalan baik jalur utama maupun alternatif di Bumi Tegar Beriman rusak parah, sehingga dikhawatirkan akan mengancam keselamatan para pemudik serta kemacetan lalulintas. 

Pengamat Transportasi dan Kebijakan Publik, Andika Pakpahan menilai, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor gagal fokus dalam menyediakan infrastruktur jalan yang layak terutama dalam menghadapi arus mudik dan arus balik lebaran.

"Penyediaan sarana jalan yang layak mutlak harus dilakukan, apalagi jelang arus mudik lebaran. Kalau jalan dibiarkan rusak, itu berarti Pemkab Bogor gagal fokus dalam menghadapi hal tersebut," ungkapnya, Selasa (13/06/2017).

Selain mengancam keselamatan pengguna jalan, tambah dia, rusaknya sejumlah infrastruktur jalan akan menambah titik-titik kemacetan yang jelas merugikan masyarakat secara luas. "Jelas merugikan kalau jalan rusak,baik dari segi materi maupun non materi," tambahnya.

Pantauan di beberapa ruas jalan anternatif, terlihat kerusakan jalan yang sangat parah salah satunya di jalan alternatif Veteren II Desa Telukpinang, Kecamatan Ciawi yang menghubungkan jalan Raya Sukabumi dengan Jalan Raya Puncak. Sebelumnya, Kepala UPT Jalan dan Jembatan wilayah II Ciawi, Eko Sulistio menegaskan, jalan alternatif yang menghubungkan Jalan Raya Sukabumi dengan Jalan Raya Puncak itu bakal dibeton tahun 2017 dan saat ini masuk dalam proses lelang.

Hal itu dikatakan Eko saat menggelar audensi dengan aktivis lingkungan serta perwakilan warga di kantor UPT Jalan dan Jembatan wilayah II Ciawi pada Selasa 23/5/2017. " Jalan alternatif itu masuk dalam program betonisasi. Saat ini masih dalam rencana atau tahapan proses lelang," kata dia.

Meski begitu, sambungnya, sebagai pelaksana teknis menyarankan agar pihak kecamatan Ciawi menggandeng para pengusaha yang berada disekitar lokasi jalan rusak untuk ikut berperan alias berkontribusi sehingga bisa meminimalisir adanya kecelakaan para pengguna jalan melalui program Corporate Society Responsibility.

"Jika pihak kecamatan Ciawi bisa menggandeng pengusaha untuk berkontribusi, kami siap melaksanakan perbaikannya. Karena masuk dalam program, maka anggaran untuk pemeliharaan tidak ada," imbuhnya.

Rencananya, masih kata Eko, selain Jalan Veteran II yang berlokasi di Desa Telukpinang, tahun ini akan dilakukan betonisasi juga Jalan Raya Tapos. Untuk itu, diharapkan kepada masyarakat pengguna jalan bisa lebih bersabar saat melintas jika di dua jalan tersebut dilakukan pengerjaan betonisasi. (rif)

Diberdayakan oleh Blogger.