Ads

Pembinaan Karom Jama'ah Haji

Deddy Mizwar Minta Pelayanan Jemaah Harus Ditingkatkan 

BERITA BOGOR | www.beritabogor.com - Pemerintah telah menetapkan kuota Jemaah Calon Haji untuk Provinsi Jawa Barat yaitu sebanyak 38.626 orang, atau bertambah hampir 10 ribu orang dari tahun lalu sebanyak 28.888 orang. Secara nasional, kuota Jemaah Calon Haji asal Indonesia tahun ini bertambah sekitar 52 ribu orang, sehingga seluruhnya menjadi sekitar 221 ribu orang.

Hal tersebut diungkapkan Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar, pada pembukaan Kegiatan Pembinaan Ketua Rombongan (Karom) Jamaah Haji Jabar Tahun 1438H/ 2017 M Angkatan II, di Asrama Haji Jl.Kemakmuran No.72 Bekasi, Selasa (20/06/2017).

Hal ini tentunya membawa konsekuensi terhadap sejumlah teknis penyelenggaraan Ibadah Haji tahun ini, satu diantaranya yaitu adanya penambahan jumlah kloter. Tahun lalu jumlah kloter secara nasional sebanyak 384, sedangkan tahun ini akan menjadi 500 kloter lebih. 

"Selain itu, dari informasi yang kita peroleh, jumlah Maktab Jemaah Calon Haji Indonesia juga mengalami yang cukup signifikan, yaitu dari tahun lalu hanya sekitar 50an Maktab, tahun ini menjadi sekitar 70 Maktab," katanya. 

"Oleh karenanya, kita harus menjalin sinergi yang lebih kuat lagi untuk pelayanan yang lebih baik kepada para Jemaah Calon Haji Jawa Barat. Jika tahun lalu hasil survey BPS menunjukkan bahwa tingkat kepuasan jemaah terhadap pelayanan haji kita berada di angka yang cukup baik yaitu 83%, maka tahun ini diharapkan persentasenya dapat lebih meningkat," sambung Deddy Mizwar.

Pada kesempatan ini, Lanjut Deddy, Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat sebagai daerah dengan jumlah Jemaah Calon Haji terbanyak di Indonesia, memberikan apresiasi yang tinggi kepada jajaran Kementerian Agama, terkait persiapan yang dilakukan di Arab Saudi untuk Penyelenggaraan Haji  tahun ini sudah mencapai hampir 100%. 

"Jika tidak ada aral melintang, Ungkap Deddy, kloter pertama Indonesia akan diberangkatkan tanggal 28 Juli dan akan berlangsung kurang lebih selama satu bulan, sehingga kloter terakhir diperkirakan akan berangkat pada tanggal 28 Agustus," paparnya.  

Untuk itu, Deddy berpesan kepada para Karom untuk lebih mempersiapkan diri masing-masing, baik dari segi kecakapan, tanggungjawab, responsiblitas, kerjasama dan juga persiapan fisik, sehingga nantinya dapat menjalankan tugas dengan baik dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada para Jemaah, mulai dari keberangkatan, pada saat pelaksanaan, hingga kepulangan ke Tanah Air. 

"Tugas berat ini tentunya perlu disikapi dengan penuh rasa syukur, ikhlas dan juga kesungguhan, karena para Karom tidak saja menjalankan tugas Negara, tetapi juga mengemban misi yang sangat mulia yaitu untuk melayani para Tamu Allah yang menunaikan Rukun Islam Kelima," kata Deddy. (nday) 


Diberdayakan oleh Blogger.