Ads

LSM Garuda Menyoal Restoran Tanpa IMB

Restoran ini diduga milik Anggota DPRD Sukabumi, Jabar 

BERITA BOGOR | www.beritabogor.com - Desakan agar Satpol PP Kabupaten Bogor membongkar Restoran Umi Tambakan di Jalan Raya Sukabumi, Desa Wates Jaya, Kecamatan Cigombong, terus mengalir. 

Ketua LSM Garuda, Ujang menegaskan, bangunan yang beberapa waktu lalu di segel oleh penegak Peraturan daerah (Perda) itu jelas melanggar karena berada di sempadan danau lido yang notebennya merupakan tanah Negara.

"Dalam aturan baik Undang-Undang (UU) Nomor 7 tahun 2004 tentang Sumber Daya Air maupun Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 38 tahun 2011 tentang Sungai jelas disebutkan bahwa 10-20 dari bibir sungai atau danau adalah tanah Negara. Jadi siapapun pemiliknya, Umi Tambakan harus dibongkar," ujarnya, Sabtu (10/06/2017).

Ia menilai ada kejanggalan dengan upaya penyegelan  yang dilakukan Satpol PP karena hanya segel peringatan. Harusnya, kata dia lagi, segel yang dipasang adalah segel bongkar karena tidak mungkin perizinan yang ditempuh akan keluar lantaran bangunan Umi Tambakan sarat pelanggaran.

"Bagaimana izin yang diajukan bisa keluar kalau bangunannya berada diatas tanah Negara? Jika Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mengeluarkan izin, akan jadi pertanyaan publik," imbuhnya.

Sebelumnya, Kasie Trantib Kecamatan Cigombong, Somantri mengatakan, penyegelan dilakukan karena pemilik bangunan belum mengantongi IMB tapi pengerjaan bangunan restoran Umi Tambakan sudah mencapai 99 persen dimana bangunan tersebut diduga milik seorang anggota DPRD Kabupaten Sukabumi.

"Restoran itu disegel karena pembangunannya tanpa mengantongi IMB dengan alasan izin tersebut sedang diproses," tandasnya. (rif)

Diberdayakan oleh Blogger.