Ads

Bus Dilarang Lewati Jalur Anternatif Arus Mudik

Bus besar dan sedang dilarang melintas jalur alternatif 

BERITA BOGOR | www.beritabogor.com - Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Barat melarang bus melintas di jalur alternatif mudik Lebaran 2017. Hal ini dilakukaN guna mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas.

Kepala Dishub Jabar, Dedi Taufik mengatakan bus yang melintas di wilayah Jabar menuju Jawa Tengah dan Jawa Timur. Bus berukuran besar maupun sedang, dilarang melintas di jalur alternatif karena geometik jalan yang dilalui memiliki kontur yang berbahaya.

"Kalau kita masukan Bus ke jalur alternatif, geometeik jalan kita kan ada tikungan, tanjakan dan turunan, nah itu yang harus lebih hati-hati. Kalau sopirnya belum hapal bisa berbahaya bagi keselamatan penumpang,"katanya kepada wartawan di Bandung. 

Dedi mebegaskan salah satu jalur alternatif arus mudik Lebaran di Jabar yaitu Cijapati. Menurutnya, jalur ini diperuntukan bagi kendaraan pribadi maupun roda dua.

"Jalur Cijapati hanya untu angkutan pribadi saja dan roda dua bisa melewati sana tetapi untuk bus sedang dan besar saya tidak akan izinkan melewati jalur itu,"tegasnya.

Sementara itu, beberapa jalur alternatif arua mudik di Jabar diantaranya Sadang, Kalijati, Cikamurang, Cijelag dan Tomo Kadipaten kemudian masuk ke jalur tengan Bandung-Cirebon.

"Untuk jalur selatan bisa menggunakan Gede Bage, Rancaekek, Majalaya, Cijapati, Kadungora dan Leles hingga masuk ke wilayah Tasikmalaya,"pungkasnya. (red) foto ilustrasi

Diberdayakan oleh Blogger.