Ads

Apel Gelar Pasukan Operasi Ramadniya 2017

Operasi Ramadniya 2017 berlangsung selama 16 hari 

BERITA BOGOR | www.beritabogor.com - Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Ramadniya 2017 di depan Gedung Sate, Jl. Diponegoro Kota Bandung, Senin (19/6/2017) sore. 

Sebanyak 36.000 personel gabungan terlibat dalam pelaksanaan operasi yang berlangsung selama 16 hari ini. Personel gabungan merupakan unsur kepolisian serta dibantu stakeholderterkait, mulai dari Kementerian/Lembaga terkait, unsur TNI, hingga jajaran Pemerintah Daerah. 

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengatakan apel tersebut sengaja digelar sebagai kesiapan Polri dan TNI, serta personel gabungan lainnya dalam menghadapi kegiatan pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1438 H. 

Dalam amanatnya, dibacakan oleh Gubernur Ahmad Heryawan, Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian menekankan, agar seluruh personel memberikan pelayanan secara all out. Tito menginstruksikan agar personel fokus pada titik rawan kecelakaan dan rawan macet, terutama pada puncak arus mudik yang diprediksi akan terjadi pada H-2 Idul Fitri dan puncak harus balik pada H+5 Idul Fitri. 

Selain itu, beberapa terobosan juga diharapkan dapat memberikan kenyamanan bagi para pemudik, seperti keberadaan fasilitas kesehatan/Ambulance Mobile, layanan BBM Mobile, WC umum, bengkel umum, dan layanan mobil derek, serta pendirian pos-pos pelayanan dan pengamanan yang dapat digunakan oleh para pemudik untuk beristirahat. 

Operasi terpusat Ramadniya Tahun 2017 akan dilaksanakan selama 16 hari dengan melibatkan total 187.012 personel dari kepolisian, serta dibantustakeholder terkait, mulai dari Kementerian/Lembaga, unsur TNI, hingga jajaran Pemda. 

Pada pelaksanaan Operasi 2016 lalu, jumlah Lakalantas mengalami penurunan sebesar 72 kasus (2,36%) jika dibandingkan dengan 2015, begitu pula dengan korban meninggal dunia yang juga menurun sebanyak 88 jiwa (13,62%). 

Namun demikian, data gangguan Kamtibmas pada operasi tahun 2016 mengalami kenaikan sebesar 233 kasus (13,89%) jika dibandingkan dengan tahun 2015. Sedangkan angka kejahatan secara umum juga naik sebesar 164 kasus atau sebesar 10,98%. (kris) 


Diberdayakan oleh Blogger.