Ads

Bupati Bogor Minta Stabilitas Keamanan Dijaga

Rakor stabilitas keamanan dan ketertiban umum 

BERITA BOGOR | beritabogor.com - Dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban umum di Kabupaten Bogor, Forum Komunikasi Daerah (Forkominda) mengelar rapat koordinasi (rakor) dengan para Camat se- Kabupaten Bogor. 

Rakor yang dipimpin secara langsung oleh Bupati Bogor, Hj. Nurhayanti dilaksanakan di Pendopo Bupati Bogor, Cibinong pada Senin (29/5/2017).

Menurut Bupati Bogor, Hj. Nurhayanti akhir-akhir ini telah terjadi gerakan kelompok radikalisme di Indonesia, hal ini bukan fenomena yang muncul seketika, akan tetapi merupakan suatu proses perkembangan dinamis terhadap lingkungan strategis baik pada tatanan global, regional, dan Nasional yang dilakukan oleh perorangan maupun terorganisasi maka camat harus mengawasi wilayahnya minimal melakukan pendataan dan mengaktifkan siskamling.

“kepada para Camat beserta forum koordinasi pimpinan Kecamatan dan Pemerintah Desa/Kelurahan meningkatkan pengamanan dan pengawasan serta melakukan koordinasi dengan tokoh masyarakat, MUI untuk menjaga stabilitas keamanan di wilayah masing-masing,” ujarnya.

Nurhayanti juga berpesan kepada Disperindag bekerja sama dengan PD. Pasar dan Camat di wilayah masing-masing melakukan pengawasan dan razia ke pasar tradisional dan toko/warung sembako untuk mengantispasi kenaikkan harga sembako, makanan kadarluarsa dan daging celeng.

“saya minta Disperindag dan PD. Pasar melakukan monitoring di pasar-pasar terhadap perkembangan di lapangan terhadap bahan bahan kebutuhan pokok,” tambahnya.

untuk menjamin kekhusuan masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa selama bulan suci Ramadhan,Nurhayanti menekankan  kepada perangkat daerah terkait khususnya satpol pp, serta para camat dan jajarannya untuk melakukan penertiban tempat hiburan malam,  pembatasan jam operasional warung dan rumah makan (restoran) selama bulan suci ramadhan,penertiban terhadap pekerja sex komersial (psk) dan panti pijat di bulan suci ramadhan, penertiban terhadap pedagang petasan/mercon yang dapat mengganggu kekhusuan di bulan suci Ramadhan, penanganan gelandangan dan pengemis musiman pada saat bulan suci ramadhan, melaksanakan pemantauan di pasar pasar tradisional,mengantisipasi keberadaan pasar tumpah di titik rawan pkl, meningkatkan patroli di tempat tempat keramaian / rawan trantibum, dan melaksanakan gerakan disiplin daerah kepada aparat yang melanggar jam kerja.  (dwitama)




Diberdayakan oleh Blogger.