Ads

Waduk Ciawi Terkendala Pembebasan Tanah

Bupati Bogor saat Minggon di Kantor Camat Megamendung. 

BERITA BOGOR | beritabogor.com - Pembangunan Waduk Ciawi (Cipayung-Sukamahi) di wilayah Kabupaten Bogor masih terkendala pembebasan Tanah. Pemerintah Kabupaten Bogor memiliki kewajiban memfasilitasi proses penyelesaian pembebasan tanah. 

Waduk Ciawi diharapkan akan segera terealisasi dengan total lahan seluas 187 hektar di enam Desa dan dua Kecamatan, pembangunan Waduk Ciawi dalam rangka pengendalian banjir di wilayah Ibu Kota dengan menahan laju permukaan air di wilayah hulu Puncak.

“Target 2019 Waduk Ciawi (Cipayung-Sukamahi) selesai, Pemerintah Kabupaten Bogor punya kewajiban memfasilitasi, jadi proses pembebasan tanah saya tugaskan Camat bila ada masalah diselesaikan,” ujarnya ditemui selepas Minggon Keliling di Kecamatan Megamendung (12/4/2017).

Ia juga mengatakan Kabupaten Bogor yang terletak di hulu aliran sungai (DAS) Ciliwung berperan penting dalam mengatur aliran air (run off) ke Jakarta posisi Kabupaten Bogor yang berada di sepanjang DAS Ciliwung mendung keterpaduan pelaksanaan pembangunan.

“Tidak hanya dalam upaya menjaga jumlah kuantitas di sepanjang sungai utama, tetapi juga kualitas air permukaan tersebut dari pencemaran lingkungan yang dapat mennghambat laju aliran sungai. Nanti nya selain mengurangi banjir Jakarta Waduk Ciawi pun bisa dijadikan sarana wisata," jelasnya. 

Dalam kesempatan itu pun Bupati Bogor, meninjau jalur alternatif lingkar utara di Kecamatan megamendung yakni jalur pasir angir keluar di simpang cipayung walaupun statusnya masih jalan Desa, akan tetapi bisa di kembangan melalui Alokasi Dana Desa (ADD) sehingga sedikit mengurangi Kemacetan di wilayah Puncak.

“Jalur-jalur alternatif di wilayah Kabupaten Bogor akan dibenahi,maka jalur lingkar utara megamendung akan dilebarkan di kembangankan, untuk mengurai kemacetan di wilayah Puncak,”katanya.

Sementara itu, Camat Megamendung Hadijana mengatakan pembangunan Cipayung-Sukamahi dimulai dari Desa Cipayung, Kecamatan Megamendung karena merupakan akses masuk lokasi bendungan. (red)




Diberdayakan oleh Blogger.