Ads

Pelayanan Puskesmas Belum Optimal

Kepala UPT akui pelayanan kesehatan terhadap masyarakat belum optimal. 

BERITA BOGOR | beritabogor.com - Minim nya tenaga medis khususnya Dokter disetiap pelayanan kesehatan di Puskesmas membuat pelayanan kesehatan terhadap masyarakat tidak optimal. Hal ini telah menjadi kendala bagi Puskesmas yang berada diwilayah dipelosok Kabupaten Bogor. Pasalnya kekurangan dokter itu mengakibatkan patalnya pelayanan kesehatan bagi masyarakat. 


Kepala UPT Kesehatan Jasinga Anang Sujana mengatakan sudah melakukan pengajuan dan usulan sebanyak dua kali, pada September 2016 dan Januari 2017, untuk penambahan tenaga dokter, namun hingga saat ini belum tereralisasi karena memang belum ada kebijakan penerimaan tenaga. "Secara periodik kami sudah membuat usulan penambahan tenaga, bukan hanya tenaga dokter tetapi tenaga lainnya juga seperti tenaga gizi, perawat dan lain-lain," ujarnya Kamis (6/4/2017).

Puskesmas Jasinga, lanjut Anang, selain melayani rawat jalan, rawat inap dan persalinan, juga buka seolama 24 jam. Jadi menurutnya tidak masuk akal jika hanya dilayani oleh satu orang dokter. "Untuk rawat inap di Puskesmas Jasinga atau puskesmas lainnya di Kabupaten Bogor belum ada dokter jaganya. Jadi diluar jam kerja pelayanan hanya diberikan oleh perawat atau bidan," tuturnya


Mengenai kejadian meninggalnya pasien Devi (9) Warga Kampung Sipak RT 02/01 Desa Sipak Kecamatan Jasinga beberapa hari lalu, akibat minim nya tenaga medis di Puskesmas, khususnya dokter, hingga menyebabkan kualitas pelayanan Puskesmas Jasinga kurang maksimal. Pasien Devi (9) dinyatakan meninggal dunia akibat kurangnya tenaga dokter di Puskesmas.

Menurutnya, kebutuhan sumber daya manusia (SDM) harus menjadi perhatian serius bagi Pemerintah Daerah Maupun Pusat, diantaranya dokter harus benar benar disesuaikan kuotanya sesuai kebutuhan yang telah ditentukan oleh Pemerintah Daerah, dan berapa Idealnya tenaga dokter disetiap Puskesmas. (als) 


Diberdayakan oleh Blogger.