Ads

Kabupaten Bogor Butuh Dokter Umum Puskesmas

Kabupaten Bogor kekurangan tenaga medis, khususnya dokter umum 

BERITA BOGOR | beritabogor.com - Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Erwin Suriana menanggapi berita tentang masih minimnya tenaga dokter di Puskesmas Jasinga. Dirinys atas nama pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Kesehatan turut berduka cita atas meninggalnya Devi (9) di Puskesmas itu. 

"Puskesmas Jasinga sebetulnya sudah penanganan medis, namun pada saat yang bersamaan dokter yang bersangkutan sedang ada tugas lain.  Ke depan Dinas Kesehatan akan coba melakukan upaya agar hal seperti ini tidak terulang kembali," katanya, kemarin. 

Menurutnya, di Kabupaten Bogor masih kekurangan tenaga medis, khususnya dokter umum. "Kita pun sudah lama mengajukan permohonan untuk ada rekruitmen penambahan tenaga kesehatan tapi itu kan wewenangnya pemerintah pusat, bahkan kalau bisa moratorium untuk penerimaan tenaga kesehatan itu dicabut tetapi barangkali itu terkait beban pemerintah pusat sendiri dalam hal gaji karena menyangkut APBN," terangnya.

Dirinya menjelaskan, idealnya paling tidak dokter umum yang ada di puskesmas sebanyak lima orang, kemudian bisa juga untuk dokter gigi paling tidak sekitar dua atau tiga orang, jumlah perawat juga harus ditambah serta untuk tenaga gizi dan farmasi itu kita masih kekurangan.  

"ditingkat daerah sekitar 500 orang. Kekhawatiran kita, kalau mereka (PTT) tidak diangkat itu akan lari dan mengundurkan diri sehingga mengakibatkan kita kekurangan lagi tenaga dokter serta terganggunya lagi pelayanan kesehatannya," bebernya.

Terpisah, Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor Wasto Sumarno menuturkan, harus melakukan upaya dalam meningkatkan tenaga kesehatan, misalnya mengangkat Pegawai Tidak Tetap (PTT). “Mungkin hanya itu kewenangan yang bisa dilakukan selain kita meminta ke pusat karena memang berkenaan dengan kewenangan yang bisa kita lakukan,” pungkasnya.  (als)


Diberdayakan oleh Blogger.