Ads

Bimtek Hygiene Sanitasi Jasaboga

Peserta Bimtek Hygiene Sanitasi Jasaboga Kabupaten Bogor 

BERITA BOGOR | beritabogor.com - Upaya peningkatan Laik Hygiene Sanitasi Jasaboga di Bumi Tegar Beriman kembali dilaksanakan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor. Hal ini untuk menjamin tidak terjadi masalah kesehatan yang terkait usaha tempat pengolahan makanan seperti Jasaboga, Rumah Makan maupun Restoran. 

Tahun ini, Dinkes Kabupaten Bogor kembali menggandeng Asosiasi Perusahaan Jasaboga Indonesia untuk menyelenggarakan bimbingan teknis hygiene sanitasi makanan yang di ikuti puluhan peserta dari berbagai usaha yang bergerak di bidang jasaboga bertempat di Ruang Serbaguna Dinkes Kabupaten Bogor, Selasa (4/4/2017). 

Sekretaris Dinkes Kabupaten Bogor, Erwin Suriana menyampaikan bahwa Sertifikat Laik Hygiene Sanitasi Jasaboga adalah bukti tertulis yang dikeluarkan oleh lembaga yang berwenang terhadap Jasaboga yang telah memenuhi persyaratan administratif dan persyaratan teknis sesuai ketentuan perundang-undangan. 

"Upaya peningkatan Laik Hygiene Sanitasi Jasaboga ini penting dilaksanakan untuk menjamin tidak terjadi masalah kesehatan yang terkait usaha tempat pengolahan makanan seperti Jasaboga," paparnya saat memberikan sambutan bimtek, pagi.  

Tujuan dari penerbitan Sertifikat Laik Hygiene Sanitasi Jasaboga ini, papar Erwin Suriana, untuk melindungi masyarakat dari kejadian keracunan makanan yang disebabkan oleh makanan dan minuman yang tidak memenuhi persyaratan Hygiene Sanitasi. Agar tujuan tersebut dapat dicapai, penting dipenuhi standar persyaratan Laik Hygiene Sanitasi Jasaboga. "Bimtek ini harus dilakukan secara bergelombang dengan sasaran Objek Setiap Orang atau Badan Usaha yang menyelenggarakan usaha Jasaboga untuk Masyarakat di Kabupaten Bogor," jelasnya. 

Dilokasi kegiatan, dr. Intan Widayati selaku narasumber dari Dinkes Kabupaten Bogor menjelaskan kepada peserta mengenai persyaratan fisik dan hygiene sanitasi pengusaha makanan serta pengetahuan tentang penyakit - penyakit yang diakibatkan oleh pengelolaan makanan maupun minuman yang kurang baik. "Pola hidup bersih dan sehat juga perlu diterapkan supaya produk makanan yang disajikan hygienis," imbuhnya. (als)



Diberdayakan oleh Blogger.