Ads

Polres Bogor Diminta Tuntaskan Kasus Pungli Bocimi

Kasus pungli pembebasan lahan pembangunan tol Bocimi di Desa Wates Jaya

BERITA BOGOR | beritabogor.com - Proses penanganan kasus pungutan liar (pungli) pembebasan lahan untuk pembangunan jalan tol Bocimi di Desa Wates Jaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor masih menjadi sorotan publik.

Kasus yang ditangani Satreskrim Polres Bogor diharapkan dapat membuahkan hasil yang menggembirakan. Direktur Center For Budget Analysis (CBA) Ucok Sky Khadafi mendesak agar polisi serius dan bersikap profesional dalam mengungkap kasus tersebut.

"Kami harap Kepolisian dapat bekerja cepat, sehingga para pelaku yang terlibat pungli bisa secepatnya diseret ke penjara. Jangan sampai menuai terkesan tidak serius dalam menangani kasus itu, buktinya sampai saat ini tidak ada satupun pelaku yang ditahan," kata dia saat dihubungi, kemarin.


Menurut dia, belum dilakukannya penahanan terhadap IT selaku bendaraha Desa Wates Jaya dan ES yang menjabat sebagai Ketua RT, membuat masyarakat khususnya warga penerima Uang Ganti Rugi (UGR) yang jadi korban pungli semakin tidak percaya terhadap penegakan hukum," ungkapnya.

"Sehingga tujuan dari program kebijakan pemerintah dibidang hukum tidak gagal. Tak hanya itu, Divisi Propam Polda Jabar dan Mabes Polri turun tangan sebagai fungsi pengawasan diinternal kepolisian," harapnya. 

Untuk diketahui, praktik pungli di Kabupaten Bogor terbilang sangat tinggi. Sejak November 2016 hingga Februari 2017 saja, Tim Saber Pungli telah berhasil mengungkap 44 kasus pungli dan menyita uang haram hasil pungli sebesar Rp7.985.000 sebagai barang bukti. Dalam pemberantasan pungli, Dinas Perhubungan (Dishub) menjadi intansi yang paling sering berhubungan dengan Tim Saber Pungli terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Bumi Tegar Beriman. (red) 

Diberdayakan oleh Blogger.