Ads

Persiapan Pilkada Serentak Jawa Barat 2018

Pemprov Jabar Inisiasi Persiapan Pilkada Serentak 2018 

BERITA BOGOR | beritabogor.com -  Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) bersiap menghadapi pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak 2018 dalam pemilihan Gubernur serta 16 Bupati dan Walikota.  Persiapan sudah dilakukan KPU dan Bawaslu melalui tahapan resmi pilkada akan mulai pada Juni dan Juli 2017 mendatang.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Jawa Barat Ruddy Gandakusumah mengatakan pilkada serentak yang direncanakan pada Juni 2018 tersebut krusial karena melibatkan banyak lokasi. Karenanya, inisiasi awal dilakukan pihaknya.

"Selain pemilihan Gubernur Jabar, juga terjadi pada enam kota yakni Bandung, Bogor, Cirebon, Sukabumi, Banjar, dan Bekasi. Serta sepuluh kabupaten yakni Bogor, Purwakarta, Sumedang, Subang, Bandung Barat, Kuningan, Majalengka, Cirebon, Garut, dan Ciamis," katanya dalam pertemuan dengan para pihak di Kantor Kesbang Linmas, Jl Supratman, Kota Bandung, Jumat (3/3/2017) siang.

Para pihak yang hadir antara lain Ketua Bawaslu Jabar Harminus Koto, anggota KPU Jabar Endan Abdulhaq, serta Kabag Dalops Ro Ops Polda Jabar AKBP Tedi Hermansyah, Kepala Dinas Pendudukan Catatan Sipil Abas Basyari serta perwakilan OPD lainnya.

Menurutnya pilkada serentak kemungkinan akan dilakukan pada minggu ketiga/keempat Juni 2018 atau beberapa saat setelah Idul Fitri tahun tersebut namun tanggal persinya belum ditentukan. Tahapan pilkada semacam debat pun akan dilakukan pada bulan Ramadhan.

"Pemprov Jabar melalui Kesbang Linmas akan mendukung tugas inti KPU dan Bawaslu. Misalmnya mengkaji program kerja bidang politik, mengkaji sekaligus memfasilitasi bahan kebijakan mediasi, komunikasi, dan fasilitas politik, serta menyelenggarakan pelaporan dan evaluasi kegiatan bidang politik dalam negeri," sambungnya.

Secara praktis, kata dia, dukungan diberikan dalam penyediaan dana pilkada, koordinasi keamanan, peningkatan partisipasi pemilih, penyiapan daftar penduduk potensial pemilih pemilihan, menjaga netralitas ASN (Aparat Sipil Negara), serta koordinasi teknis penyelenggaraan.

Sementara itu, Kabag Dalops Ro Ops Polda Jabar AKBP Tedi Hermansyah mengapresiasi langkah inisiatif yang dilakukan terkait pertemuan tersebut.  "Seharusnya KPU sebagai leading sector yang undang para pihak, sehingga kami apresiasi inisiatif Kesbang Linmas ini. Kami siap bantu amankan, terutama dalam pengamanan kepada orang, benda, dan obyek vital," katanya. ( dikutip Humas Kota Bogor )
Diberdayakan oleh Blogger.