Ads

Kuota Ojek Online Akan Dibatasi Di Kota Bogor

Bima Arya bilang ojek online di kota Bogor akan dibatasi per 1 April 2017 


BERITA BOGOR | beritabogor.com - Sore ini, Selasa (21/3/2017) Wali Kota Bogor, Bima Arya didampingi jajaran kepolisian dan TNI mendatangi ratusan pengemudi ojek online yang berkumpul di lapangan Kresna Raya, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor.

Dirinya menyampaikan tentang pengaturan mengenai jumlah kuota ojek online, pengaturan tarif batas atas dan batas bawah hingga pelayanan jangkauan di Jabodetabek akan diatur Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ).

"Landasan hukumnya di Kota Bogor akan dikaji dan menunggu revisi Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomer 32 Tahun 2016 mengenai transportasi berbasis online," papar Bima Arya. 

Sementara, Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya mengimbau kepada ojek online untuk menjaga keamanan dan kenyamanan, kepolisian akan menjamin keamanan selama para sopir angkot dan ojek online tidak melakukan hal anarkis. 

Sebelumnya, pihak Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor telah mengerahkan dua unit armada angkutan jenis elf guna mengantisipasi terjadinya penumpukan calon penumpang di seputaran Simpang Warung Jambu, Jalan Raya Bogor hingga ke Terminal Cibinong pulang pergi sejak pagi hingga malam.

Hal yang sama juga dilakukan pihak Kepolisian, TNI, Satpol PP yang ada di Kabupaten dan Kota Bogor. "Kebanyakan anak sekolah yang banyak kita angkut," kata Budi, petugas Dishub Kabupaten Bogor. (erick/als) 





Diberdayakan oleh Blogger.