Ads

Komitmen Bupati Bogor Tuntaskan Visi Misi

Bupati Bogor Fokuskan Penuntasan 25 Penciri Termaju 

BERITA BOGOR | beritabogor.com -  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mengelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Musrenbang RKPD) tahun 2018 yang merupakan tahun terakhir periode Perencanaan jangka menengah 2013-2018 dan di hadiri secara langsung oleh Bupati Bogor, Hj. Nurhayanti bertempat di Gedung Tegar Beriman, Cibinong pada Kamis, (2/3/2017). 

Menurut Bupati Bogor, Hj. Nurhayanti dalam empat tahun pembangunan jangka menengah banyak tantangan, hambatan dan kendala. Tahun 2017 merupakan tahun awal pelaksanaan Undang Undang Nomor 23 tahun tentang Pemerintahan Daerah yang ditindaklanjuti dengan penerapan peraturan Pemerintah Nomor 18 tahun 18 tahun 2016, di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor terdapat 76 perangkat Daerah terdiri dari 36 perangkat daerah teknis dengan perubahan nomenklatur pada beberapa perangkat daerah dan 40 Kecamatan.

"Kepada seluruh pemangku kepentingan dapat memahami dan menyesuaikan diri dengan perubahan nomenklatur perangkat daerah, sehingga forum musrenbang ini diarahkan tepat sasaran dan tepat perangkat daerah," ujarnya.

Nurhayanti juga menjelaskan bahwa dalam mewujudkan visi Kabupaten Bogor menjadi Kabupaten Termaju di Indonesia, banyak terdapat hambatan dan kendala. Hingga akhir tahun 2016, berkat kerja keras terdapat sembilan sembilan penciri termaju melampui targer yang ditetapkan dan enam penciei termaju sesuai target yang ditetapkan, namun masih terdapat sepuluh penciri termaju yang tidak mencapai target yang ditetapkan pada tahun 2016.

"Sembilan penciri termaju yang melampuai target ditetapkan tahun 2016 adalah seluruh masyarakat memiliki jaminan kesehatan, tuntas angka melek huruf bagi penduduk berusia 15-60 tahun, pelayanan penyedian listrik tertingi di Indonesia, kunjungan wisatawan termasuk tertinggi di Indonesia, seluruh perijinan berstandar ISO, produk domestik regional Bruto harga berlaku termasuk tertinggi di Indonesia, produksi benih ikan hias dan benih ikan konsumsi air tawar termasuk terbanyak di Indonesia, tercapainya swasembada benih padi unggulan bersertifikat, dan pendapatan asli daerah termasuk tertinggi di Indonesia," ungkapnya.

Sedangkan enam penciri termaju yang sesuai dengan target yang ditetapkan pada tahun 2016 adalah seluruh RSUD dan puskesmas sudah terakreditasi, tuntasnya pembangunan stadion olahraga berskala international, laju pertumbuhan ekonomi Provinsi dan Nasional mencapi predikat wajar Tanpa pengecualian, terbangunnya sistem informasi manajemen Pemerintah Daerah dan tersediannya layanan pengaduan masyarakat di seluruh OPD dan Desa/Kelurahan.

"Untuk sepuluh penciri termaju yang tidak mencapai target yang ditetapkan pada tahun 2016 adalah angka harapan hidup termasuk tertinggi di Indonesia, penduduk miskin turun menjadi 7%-5% tercapainya rata rata lama sekolah (rls) 9 tahun, terbangunya Pasar disetiap kecamatan, bebas rumah tidak layak huni, terbangunnya poros barat-utara-tengah-timur dan infrastruktur yang mantap, mendorong terbangunnya Cibinong raya sebagai pusat kegiatan wilayah, seluruh masyatakat mempunyai KTP elektronik, tidak ada daerah terisolir, dan terbagunnya masjid besar di setiap Kecamatan," katanya.

Bupati Bogor juga meminta guna menuntaskan pencapaian target tersebut, dengan tidak mengurangi Hak masyarakat untuk mengusulkan prioritas kebutuhan tahun 2018, hendaknya dialokasikan sejumlah anggaran untuk mengakomodir program/kegiatan yang ditujukan untuk mendukung target prioritas dan dokus pembangunan tahun 2018 serta penuntasan penciri termaju.

"Mengingat pembangunan daerah tidak hanya merupakan tanggung jawab pemerintah saja namun ada pelaku usaha, perguruan tinggi,media massa, organisasi kemasyarakatan dan LSM memberikan kepedulian dan kontribusinya untuk membangun Citra positif Kabupaten Bogor yang dinamis, agamis dan produktif," ungkapnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Ade Ruhendi menambahkan sedikit bahwa Musrenbang RKPD bukan hal yang baru karena setiap tahun selalu menyelenggarakan sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 25 tahun 2004 tentang sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, serta perangkat peraturan perundang undangan dibawahnya dan beharap Bupati beserta tim telah mempunyai formulasi prencanaan dengan mempertibangkan urgensi, efisiensi dan efektivitas, berdasarkan prinsip keadilan dan prinsip pemerataan dan percepatan pembangunan.

"DPRD sebagai salah satu lembaga penyelenggara Pemerintah Daerah dengan proposional dan Profesional akan melakasanakan tugas menjalankan fungsi legislasi, fungsi anggaran dan fungsi pengawasan, sehingga diharapkan mendorong dan Pemerintah untuk melakasanakan pembangunan yang akuntabel, transfaran serta partisipatif sesuai dengan harapan masyarakat Kabupaten Bogor," tandasnya. (andi/beta)
Diberdayakan oleh Blogger.