Ads

Angkot Mogok Ribuan Pelajar Terlantar

Pengemudi angkot dan online berseteru, ribuan pelajar terlantar. 



BERITA BOGOR | beritabogor.com - Ribuan pelajar Kota dan Kabupaten Bogor terlantar, Selasa (21/3/2017) pagi, lantaran tidak satu angkutan kota (angkot) yang beroperasi. Dampak lainnya juga dirasakan masyarakat pekerja dan umum.

Kondisi ini mendorong aparat Kepolisian. TNI, Dishub dan Satpol PP di Kota dan Kabupaten Bogor untuk mengerahkan armada angkutan bantuan ke sejumlah titik penumpukan calon penumpang.

"Tadi pagi kita di angkut truk tentara dari Pomad sampai ke sekolah, siang ini juga pulang ikut truk TNI dan Satpol PP. Pelajar yang lain juga mash menunggu giliran karena truk penuh," kata Irma, pelajar kelas 8 SMP Cerdas Bangsa yang berlokasi di Jalan Raya Bogor.

Tak sampai disitu, pelajar SMPN 2 Sukaraja terpaksa harus menunggu lama sejak siang armada angkutan bantuan dari aparat di simpang Kandang Roda Sentul. "Yang diangkut duluan pelajar perempuan, kita yang laki-laki menunggu giliran. Ada juga sih teman-teman yang tidak sabar memilih naik truk barang" ucap Heri, pelajar kelas 9 SMPN 2 Sukaraja, Selasa (21/2) sekira pukul 14.30 Wib.

Sementara, masyarakat umum di sekitar Cibinong Raya dan ribuan pelajar juga terlantar dikarenakan angkot 08 jurusan Cibinong-Pasar Anyar, angkot 32 jurusan Bubulak-Cibinong dan angkot 35 jurusan Cibinong Bojong Gede tidak satupun yang beroperasi. "Sejak pagi tidak ada angkot," ujar Ny.Mimin warga Bojonggede usai menjenguk pasien di RSUD Cibinong.

Kendati Walikota Bogor Bima Arya sudah berusaha mendamaikan kedua pihak melalui jalur musyawarah, namun pengemudi angkot memilih tidak beroperasi sejak peristiwa kisruh dengan pengemudi angkutan online, tadi malam. (dwitama)
Aparat TNI kerahkan armada truk mengangkut para pelajar terlantar. 



Diberdayakan oleh Blogger.