Ads

Warga Desa Akan Dilatih Penanggulangan Bencana

BPBD antisipasi dengan perubahan cuaca yang terjadi di Bogor.

BERITA BOGOR | beritabogor.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor mengantisipasi terjadi bencana banjir dan tanah longsor. Camat Sukaraja berharap di wilayahnya di bentuk Tim Penanggulangan Bencana Berbasis Masyarakat. Dia juga berharap, Masyarakat yang tinggal di daerah rawan banjir dan lonsor diminta meningkatkan kewaspadaan saat hujan turun lebih dari satu jam. 

Camat Sukajaya, Jaenandi mengakui di wilayah kerjanya terdapat banyak daerah yang rawan tanah longsor, sebab letak wilayahnya berada di kaki gunung Salak dan daerah perbukitan yang terjal. Tak hanya itu, jalan utama sebagai akses satu-satunya dari Jalan raya Jasinga Leuwiliang masih memiliki ruas jalan yang sempit dan melalui perbukitan yang rawan terjadi longsor. 

"Kami berharap pelebaran jalan dan turap penahan tebing dapat direalisasikan oleh Pemerintah Kabupaten Bogor mengingat sepanjang belasan kilometer jalan Sukajaya dikelilingi tebing dan jurang yang rawan longsor. Kami juga meminta kepada BPBD Kabupaten Bogor untuk memberikan pelatihan kepada masyarakat desa tentang penanggulangan bencana berbasis masyarakat. 

Saat ditemui, Kapala Seksi (Kasie) Kesiapsiagaan dan Pemadam Kebakaran pada BPBD Kabupaten Bogor, Budi Aksomo menjelaskan, memasuki siklus akhir dan awal tahun diprediksi sebagai puncak musim hujan. "Kami merujuk rilis yang dikelurakan BMKG terkait perubahan cuaca diakhir tahun dan awal tahun nanti," ujarnya, Rabu (22/02/2017). 

Menurutnya, BPBD Kabupaten Bogor akan melaksanakan pelatihan penanggulangan bencana berbasis masyarakat desa pada bulan Maret 2017 mendatang yang terbagi menjadi tiga tahap kegiatan. Tahap pertama di kawasan Bogor Barat yang meliputi Cigudeg, Jasinga, Leuwiliang, Sukajaya, Pamijahan, Tenjolaya dan Tamansari. Tahap kedua mencakup Cigombong, Caringin, Ciawi, Megamendung dan Cisarua. Tahap ketiga meliputi Klapanunggal dan sekitarnya.

"Saat ini sudah memasuki musim hujan dengan intensitas tinggi. Perubahan musim ini harus diwaspadai oleh seluruh masyarakat. Terlebih, wilayah Kabupaten Bogor terdiri dari pegunungan serta banyak tebingan yang rawan longsong ketika musim penghujan. "Kami sudah memberikan surat edaran kepada seluruh camat untuk meningkatkan kewaspadaan bencana banjir dan longsor di wilayahnya," tukasnya. (dwitama)



Diberdayakan oleh Blogger.