Ads

BPBD Kota Bogor Tanggapi Longsor Dan Banjir

BPBD Akui Longsor dan Banjir Lintasan Ancaman Bencana di Kota Bogor 

BERITA BOGOR | beritabogor.com Longsor dan rumah ambruk terjadi sepanjang Senin (20/02/2017) di sejumlah wilayah Kota Bogor. Hujan deras yang terus mengguyur sejak pagi hingga siang kemarin dilanjut sampai pagi hari tadi, disinyalir menjadi penyebabnya. Termasuk kejadian tanah longsor tebing sungai Ciliwung yang mengisolasi warga Rt 01 Rw 09 Cibuluh Kecamatan Bogor Utara, Selasa (21/02/02/2017)

Kepala Satuan Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor mengatakan seluruh kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Kecuali kerugian materi yang cukup besar. BPBD pun sampai saat ini masih terus melakukan inventarisasi dan telah memberikan bantuan tanggap darurat bencana. "Memang kejadian yang mendominasi masih tetap seperti longsor, rumah yang ambruk, dan pohon tumbang. Juga ada ba jir lintasan. Ini hampir merata terjadi di semua wilayah," ungkap Ganjar Gunawan, Kepala Satlak BPBD Kota Bogor saat dihubungi, Selasa (21/02/2017).

Menurutnya, BPBD Kota Bogor mencatat sedikitnya ada 12 kali bencana alam di wilayah Kota Bogor selama dua hari terakhir. Antara lain, rumah ambruk di di Kampung Gudang RT 4/RW 1 Kelurahan Gudang, Kecamatan Bogor Tengah, .banjir lintasan di Kelurahan Tanah Baru dan Kelurahan Tegal Gundil, Kampung Babakan RT 4/RW 16 dan RT 3/5, serta longsor di RT 1/RW 7 Kelurahan Tegallega, Kecamatan Bogor Tengah.

"BPBD telah memberikan bantuan tanggap darurat bencana kepada korban yang terdampak bencana. Diantaranya seperti pendistribusian natura dan pemasangan terpal di beberapa titik lokasi longsor,"  jelasnya sebagaimana dirilis humas Pemkot Bogor, kendati belum menjelaskan langkah konkrit mengatasi bahaya longsor yang dihadapi warga terisolir di Rt 01 Rw 09 Cibuluh Kecamatan Bogor Utara,  (rilis/red)
Diberdayakan oleh Blogger.