Ads

Yanne: Lima Bahasa Kasih

Setiap manusia memiliki bahasa kasih sendiri-sendiri 

BERITA BOGOR | beritabogor.com -  Seminar tentang dampak perceraian terhadap anak, Yanne Bima Arya mengingatkan bahwa pada masanya, Rasulullah, Muhammad SAW selalu mendatangi umatnya. "Beliau memberikan waktu bagi umatnya. Juga memuji umatnya dan memberikan sentuhan pada umatnya", ucapnya di Balaikota Bogor, Sabtu (21/01/2017).

Menurutnya,  hal-hal yang dijalankan Rasulullah SAW kemudian banyak diadopsi para psikolog dan dijadikan suatu bahasa yang disebut bahasa kasih. ”Setiap manusia memiliki bahasa kasih sendiri-sendiri, baik perempuan maupun laki-laki. Jadi jika mengetahui apa bahasa kasih kita, sebaiknya sampaikan kepada pasangan hidup kita,” lanjutnya.

Dirinya mengatakan lima bahasa kasih, masing-masing  waktu, sentuhan, pujian, pelayanan dan materi. Pada umumnya  laki-laki atau suami memiliki bahasa kasih berupa pujian. Seringkali para ibu atau istri lupa untuk memuji para suaminya. Padahal bahasa kasih berupa pujian atau apapun bentuknya yang disampaikan kepada pasangan akan memperkuat hubungan mereka. 

Dalam hal ini wanita memang berbeda dengan laki-laki. Wanita cenderung memiliki bahasa kasih dalam wujud materi. Maka kata Yane, “Hadiah kecil saat sang istri ulang tahun, mungkin itu hal kecil tapi memiliki dampak yang cukup besar.” (als)
Diberdayakan oleh Blogger.