Ads

Warung Hidup Solusi Kenaikan Harga Cabai

Salah satu solusi adalah dengan memanfaatkan Warung hidup

BERITA BOGOR | beritabogor.com - Harga cabe rawit kembali meroket hampir 50 persen dari harga semula di beberapa daerah. Harga cabe rawit merah di Pasar Induk Caringin, Jawa Barat,  sempat mencapai Rp 65.000 per Kilogram, sedangkan harga di pasar kecil yang langsung menyentuh masyarakat  mencapai sekiar Rp 100.000 Kilogram. 

Menyikapi harga cabai naik, DPR sebut bentuk kegagalan mentan emban tugas. Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Ono Surono, mengatakan kenaikan harga cabai itu menunjukkan kegagalan Menteri Pertanian Amran Sulaiman dalam menjalankan program kedaulatan pangan.

Dalam upaya memberikan solusi, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan membenarkan kenaikan harga cabai rawit yang terjadi saat ini merupakan dampak dari minimnya ketersediaan pasokan yang juga dipengaruhi cuaca yang masih sering hujan sehingga cabai lebih mudah busuk.

Menurutnya, salah satu solusi adalah dengan memanfaatkan Warung hidup, atau menanam tanaman - tanaman bumbu dapur seperti cabai, bawang- bawangan, seledri, dan lain sebagainya, di halaman, atau pekarangan rumah sendiri. Dirinya telah memerintahkan dinas terkait menyiapkan bibit cabai, untuk kemudian dibagiman ke masyarakat di wilayah Jawa Barat.
Gubernur Jawa Barat mendorong masyarakat untuk menanam cabai di pekarangan rumahnya, minimal dua sampai lima pohon cabai saja, sudah dapat memenuhi kebutuhan cabai satu keluarga. Hal tersebut dilakukan karena harga cabai yang akhir-akhir ini terus mengalami kenaikan, disebabkan juga ketersediaan yang sedikit sementara permintaan terus mengalami kenaikan. Maka dengan tiap keluarga memenuhi kebutuhannya sendiri, maka diharapkan ini dapat menjadi solusi. (red)
Diberdayakan oleh Blogger.