Ads

Ini Alasan Keterlambatan Pembayaran Gaji PNS

Pembayaran Gaji PNS Daerah Ikuti Prosedur dan SOTK Baru

BERITA BOGOR | beritabogor.com - Keterlambatan pembayaran gaji pegawai negeri sipil daerah (PNSD) di Jawa Barat ditanggapi serius oleh Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Prov Jawa Barat.

Kepala BPKAD Prov Jawa Barat Nurdialis menjelaskan bahwa pasca pelantikan (31 Desember 2016), BPKAD langsung memproses penetapan personil pelaksana penatausahaan keuangan daerah. Personil tersebut mencakup Pengguna Anggaran, Kuasa Pengguna Anggaran, Bendahara Gaji, Bendahara Penerimaan, Bendahara Pengeluaran, Bendahara Penerimaan Pembantu, dan Bendahara Pengeluaran Pembantu. 

 Dirinya menjelaskan komponen pembiayaan alih kelola SMA/SMK oleh Provinsi mencakup Gaji dan tunjangan guru dan PTK PNS sudah teralokasikan dari DAU. Pemprov mengalokasikan gaji guru non PNS yang akan dibayar Rp. 60.000 per jam mengajar dalam sebulan. "Semua kita lakukan sesuai prosedur dan by system, itu malah sudah termasuk gaji untuk 28 ribu orang guru PNS, lalu yang non PNS sekitar 21 ribu, kita selesaikan segera” katanya.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan mengatakan keterlambatan pembayaran gaji PNSD merupakan fenomena lumrah dalam proses administrasi publik baik di Pemprov maupun di Kabupaten/kota, Aher menjamin hak PNS tersebut akan terbayarkan dalam waktu dekat.

Dirinya meminta Kepala BPKAD untuk segera memproses, dia jamin satu atau dua hari kedepan bisa dibayar. Kemarin kan pejabatnya baru dilantik, kemudian libur bersama, saya kira wajar terlambat sedikit", katanya di Gedung Sate, kemarin.
Diberdayakan oleh Blogger.