Ads

Umat Islam Jabar Shalat Subuh Berjamaah

Aher Ingin Gerakan Shalat Subuh di Masjid Digelar Tiap Bulan

BERITA BOGOR | beritabogor.com - Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) menilai pencanangan Gerakan Shalat Subuh Berjamaah pada 12 Desember 2016 (1212), adalah semangat yang harus terus dipertahankan.

Aher pun ingin, gerakan ini dapat membawa semangat persatuan yang dapat menjalar ke seluruh penjuru Indonesia. Oleh karena itu, Gubernur Jabar menyatakan bahwa akan lebih dahsyat lagi keberkahannya, apabila Gerakan Shalat Subuh ini dapat dilaksanakan setiap bulan.

"Mudah - mudahan semangat seperti ini menjadi semangat kebersamaan yang menjalar ke seluruh Indonesia. Semoga ini pertanda kebangkitan umat Muslim seluruh dunia," ujar Aher di Masjid Pusdai Bandung, Senin (12/12/2016) subuh.

Penanggung Jawab Media Centre GNPF -MUI Ustaz Erick Yusuf menyampaikan, GNPF akan mengadakan Safari Nasional dan Gerakan Shalat Subuh Berjamaah, Gerakan tersebut dimulai hari ini. "Tidak kurang dari 212 titik di Indonesia pada 12 Desember ini, menggelar aksi serupa. Ia pun menambahkan jumlah tersebut adalah sementara, dan akan terus didata. Safari yang dicanangkan untuk merawat semangat Aksi 2 Desember (212) dan menjaga persaudaraan ini pun, kedepan akan keliling hampir di 34 provinsi di Indonesia," ungkapnya.

Saat berlangsung, Masjid Pusdai Jawa Barat juga penuh hingga pelataran masjid, disesaki jamaah yang mengikuti salat subuh berjamaah 1212 ini. Sebagian besar Jemaah mengenakan pakaian putih - putih. Mereka juga mulai berdatangan sejak malam hari. Menjelang waktu subuh tiba, mereka melakukan shalat tahajud disana.

Sementara, Pengasuh Pondok Pesantren Daarut Tauhid Aa Gym, mengatakan kegiatan itu juga akan melibatkan para tokoh lintas agama. Serta pada acara Jalan Sehat, akan diikuti pula oleh kaum difabel. Kegiatan tersebut dirangkaikan berkaitan dengan acara peringatan milad ke- 26 Pesantren Daarut Tauhid.

Sejumlah tokoh hadir pada rangkaian acara tersebut, diantaranya; Kapolri (Kepala Kepolisian Republik Indonesia) Komjen. Pol. Tito Karnavian, Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar dan unsur Forkopimda Jabar, Walikota Bandung Ridwan Kamil beserta unsur Forkopimda Kota Bandung, para Ulama, para tokoh lintas agama. Kurang lebih 2.095 Personel gabungan, diturunkan mengamankan aksi ini. (red)
Diberdayakan oleh Blogger.