Ads

Menuju Dinas Pendapatan Daerah Termaju Di Indonesia

Publikasi Kinerja Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Bogor Tahun 2016 

Dalam upaya mewujudkan Visi Kabupaten Bogor Tahun 2013-2018 yaitu “Kabupaten Bogor menjadi Kabupaten Termaju di Indonesia” dan Misi Pemerintah Kabupaten Bogor ke-5, yakni “Meningkatkan Kinerja Penyelenggaraan Pemerintahan dan Kerjasama Antar Daerah Dalam Kerangka Tatakelola Pemerintahan yang Baik”, Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kabupaten Bogor telah menyusun Visi yang tercantum dalam Rencana Strategis (Renstra) Dispenda Tahun 2013-2018 yaitu “Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Bogor menjadi Dinas Pendapatan Daerah Termaju di Indonesia”. 

Berdasarkan Visi tersebut, Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Bogor memiliki Misi sebagai berikut :
  1. Meningkatkan optimalisasi penerimaan pendapatan daerah;
  2. Meningkatkan kualitas pelayanan dan pengelolaan pendapatan;
  3. Meningkatkan kualitas dan kinerja sumber daya aparatur dan organisasi;
  4. Meningkatkan kesadaran masyarakat sebagai wajib pajak;
  5. Meningkatkan koordinasi, pengendalian dan pengawasan.

Berkenaan dengan target Dispenda Termaju adalah bahwa Dispenda Kabupaten Bogor akan mencapai Target Pendapatan Daerah sebesar Rp 2 Trilyun pada tahun 2017/2018, yang berarti lebih tinggi apabila dibandingkan dengan Dispenda kabupaten lain di Indonesia, dengan indikator sebagai berikut :

Termaju pada Target Penerimaan Pendapatan Daerah di Indonesia, dimana saat ini Target Pendapatan Daerah Kabupaten Bogor tahun anggaran 2014 sebesar Rp 5.167.225.988.100 naik tahun 2015 menjadi sebesar Rp 5.211.501.553.000, Target Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Bogor tahun anggaran 2014 sebesar Rp 1.481.027.789.100 naik tahun 2015 menjadi sebesar Rp 1.637.154.279.000 dan Target Pajak Daerah Kabupaten Bogor tahun anggaran 2014 sebesar Rp 979.488.814.000 naik tahun 2015 menjadi sebesar Rp 1.111.622.860.000.  

Adapun pajak daerah yang dikelola oleh Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Bogor terdiri dari 10 pajak daerah, yakni : pajak hotel, pajak restoran, pajak hiburan, pajak reklame, pajak penerangan jalan, pajak parkir, pajak air tanah, pajak mineral bukan logam dan batuan, Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) dan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Sektor Perdesaan dan Perkotaan; 

Termaju pada Kualitas Pelayanan pada wajib pajak daerah, yang diindikasikan dari analisis indeks kepuasan masyarakat dan tercapainya ISO 9001 serta rendahnya complain/pengaduan dari masyarakat. Saat ini Dinas Pendapatan Daerah telah memiliki 16 loket pelayanan yang terdiri dari 4 loket pelayanan BPHTB, 8 loket pelayanan PBB, 3 loket pelayanan Pajak Daerah dan 1 loket pelayanan administrasi umum (surat menyurat). Disamping itu terdapat 4 customer service yang terdiri dari 2 customer service PBB dan 2 customer service BPHTB; 

Upaya peningkatan pelayanan kepada wajib pajak juga dilakukan melalui upaya sosialisasi yang tersebar di 40 kecamatan dan dilakukan secara periodik setiap bulan dengan menghadirkan narasumber yang kompeten di bidangnya dan membawakan materi sosialisasi 10 Pajak Daerah serta Aturan/Tata Cara Perhitungan dan Pembayaran Pajak Daerah sehingga wajib pajak paham dan mau membayar pajak tepat waktu dan tepat jumlah sesuai prosedur yang ditetapkan;

Berkenaan dengan sistem informasi di bidang pajak daerah dan dalam upaya memberikan kemudahan kepada Wajib Pajak Daerah Kabupaten Bogor dalam melaksanakan kewajibannnya membayar pajak, DISPENDA telah menyediakan sarana penunjang dalam pengelolaan administrasi pajak daerah, yakni dengan membuat aplikasi yang dapat diakses oleh seluruh WP di Kabupaten Bogor. Sistem ini disebut e-SPTPD. e-SPTPD  adalah suatu aplikasi yang dibangun berbasis web yang diperuntukan membantu para Wajib Pajak dalam mendaftarkan dan melaporkan Kewajiban Pajak Daerah secara on line dan dapat dilakukan dimana saja, yang terkoneksi secara real time dengan Sistem Informasi Pajak Asli daerah (SIMPAD) yang sudah berjalan di DISPENDA Kabupaten Bogor; 

Selain itu Pemerintah Kabupaten Bogor saat ini telah mengembangkan sistem aplikasi pelayanan BPHTB On line khusus untuk PPAT / PPATS dan perorangan, sehingga diharapkan administrasi dan transaksi BPHTB dapat lebih efisien dan tepat waktu. Sistem aplikasi BPHTB ini didesain dengan basis web sehingga bisa diakses dari kantor PPAT / PPATS dengan menggunakan fasiltas layanan internet seperti telkomnet instant, speedy dan sebagainya. Untuk wajib pajak perorangan atau umum juga bisa mengakses sistem aplikasi ini pada loket atau counter khusus yang disiapkan oleh Dispenda Kabupaten Bogor;

Disamping itu juga terdapat Sistem Informasi Manajemen Pelaporan Data Transaksi Usaha Wajib Pajak On linedengan sasaran 175 wajib pajak pada tahun anggaran yang memiliki tujuan sebagai berikut:
  1. Meningkatkan pengawasan atas pelaporan Wajib Pajak;
  2. Mempercepat pelaporan data penerimaan pembayaran subyek pajak;
  3. Meningkatkan akurasi data penerimaan pembayaran subyek pajak;
  4. Mempermudah Wajib Pajak dalam menghitung besar pajak yang harus disetorkan;
  5. Meningkatkan efisiensi dalam pemungutan pajak;

Sementara itu di bidang PBB terdapat Sistem Sismiop NG (Sistem Manajemen Informasi Objek Pajak Next Generation) adalah Sistem informasi pengelolaan Pajak Bumi Bangunan Perkotaan dan Perdesaan (PBB P2) dan memiliki fungsi yang dimiliki oleh aplikasi Sismiop Dirjen Jendral Pajak Pusat Pemerintah Indonesia (DJP) yaitu aplikasi Visual Basic (VB), dan telah disesuaikan khusus untuk keperluan pengelolaan Pajak Bumi Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB P2) sebagai pajak daerah;

Termaju dalam Kualitas Sumber Daya Manusia di Dispenda, khususnya dalam bidang Pajak Daerah. Berkaitan dengan indikator tersebut, dilakukan upaya bimbingan teknis dan in house training, sehingga aparatur Dispenda paham akan tugas pokok dan fungsinya di lapangan. Dispenda menyiapkan tenaga-tenaga profesional di bidang pajak daerah termasuk akan menyiapkan tenaga yang mampu mendata dan menilai tanah dan bangunan serta Dispenda juga akan mendidik pegawai menjadi juru sita. 

Kendala yang dihadapi Dispenda saat ini adalah keterbatasan SDM yang berkualitas, khususnya sebagai juru penilai maupun juru sita serta belum adanya integrasi sistem pendapatan daerah, sehingga hal ini mutlak diperlukan untuk melakukan kegiatan Integrasi Sistem Pendapatan Daerah yang mampu mengintegrasikan antara sistem Pajak Daerah, BPHTB dan PBB dengan pihak Perbankan, Notaris/PPAT dan 20 UPT di Kabupaten Bogor.

Termaju dalam Penyusunan Produk Hukum dan Standar Operasional Prosedur di bidang Pajak Daerah serta implementasinya di masyarakat dilakukan revisi terhadap 10 Perda Pajak Daerah dalam rangka mengantisipasi situasi dan kondisi terkini di masyarakat;

Termaju dalam Manajemen Evaluasi dan Pengendalian Pendapatan di Dinas Pendapatan Daerah  menyiapkan sistem prosedur, sistem aplikasi, sarana prasarana dan SDM yang berkualitas yang berimpljkasi pada banyaknya kabupaten, kota dan propinsi di Indonesia, baik dari Dinas Pendapatan Daerah, dari DPRD maupun pemerintah daerah yang datang berkunjung melakukan studi banding ke Dispenda Kabupaten Bogor. 

Dinas Pendapatan Daerah saat ini melayani 14 pelayanan PBB P2 yaitu :
  • Pelayanan Permohonan Pendaftaran WP baru.
  • Pelayanan Permohonan Mutasi
  • Pelayanan Permohonan Salinan SPPT
  • Pelayanan Keberatan
  • Pelayanan Permohonan pengurangan ketetapan
  • Pelayanan Permohonan Keringanan Pembayaran Pajak
  • Pelayanan Permohonan Penghapusan Ketetapan Pajak
  • Pelayanan Permohonan Penghapusan dan pengurangan sanksi administrasi
  • Pelayanan permohonan Pengembalian kelebihan pembayaran Pajak
  • Pelayanan permohonan pembebasan pajak
  • Pelayanan permohonan pembetulan
  • Pelayanan permohona data tunggakan
  • Pelayanan permohonan penerimaan setoran.

Pembayaran PBB P2, dapat juga dilakukan melalui P.O.S (Payment Online System) di UPT pajak Daerah pada Dispenda,
  • UPT Babakan Madang, bertempat di jl.raya babakan madang ruko victoria no A9
  • UPT Sukaraja bertempat di Jl.raya JKT-BGR km 50 ruko niaga cimandala
  • UPT Cileungsi bertempat di perumahan cileungsi hijau, blok I1 no4
  • UPT Gunung Putri bertempat di perumahan cibubur country blok RBOD/15
  • UPT citeureup bertempat di Jl Bina Marga no 17 Rt.05/06 citeureup
  • UPT Ciawi bertempat dijalan raya puncak no.442 gadog RT03/05 ciawi
  • UPT leuwisadeng bertempat dijalan raya leuwiliang XEX radio Seba no 22 cibeber
  • UPT Gunung Sindur bertempat di komplek Griya Indah serpong blok I no 17
10/12/2016


Diberdayakan oleh Blogger.