Ads

Jawa Barat Tingkatkan Keamanan Jelang Natal

Ahmad Heryawan Minta Antisipasi dan Prediksi, Kembangkan Intelijen Jelang Natal 

BERITA BOGOR | beritabogor.com - Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Bambang Waskito pun menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral yang dihadiri Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Wakapolda Jawa Barat Brigjen Pol. Nana Sujana, Kasgartap II/Bandung Marsma TNI Sun Sudharta, para Kepala OPD terkait di lingkungan Pemprov Jawa Barat, para Kapolres se-Jawa Barat, serta para stakeholder lainnya. Rakor ini di gelar di Mapolda Jawa Barat, Jl. Soekarno-Hatta No. 748, Kota Bandung, Kamis (15/12/2016).

Dalam rapat ini, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) pun menekankan beberapa hal terkait situasi keamanan jelang Natal dan Tahun Baru 2017. Dia meminta agar ada tindakan antisipasi dan prediksi terhadap peluang gangguan keamanan dalam setiap koordinasi yang dilakukan seluruh aparat gabungan Operasi Lilin Lodaya 2016. Menurut Aher, hal tersebut dilakukan demi terwujudnya ketenangan, keamanan, dan kenyamanan masyarakat dalam perayaan Natal dan Tahun Baru.

"Pengalaman kita persoalannya selalu berbeda setiap tahun. Oleh karena itulah, kita kelihatannya harus ada sebuah antisipasi yang memprediksi kira-kira urusan masyarakat yang baru tahun ini apa, yang tidak terjadi tahun lalu," ungkap Aher dalam rakor tersebut. Saya kira intelijensi ini yang harus kita kembangkan. Mudah-mudahan kalau kita memperkirakan ada hal yang baru lima, yang empatnya tepat. Jadi apa yang terjadi, sudah bisa kita prediksi dengan baik," paparnya.

Dirinya menjelaskan pihaknya bersama aparat gabungan operasi ini senantiasa terus berkomitmen dalam menjamin rasa aman masyarakat yang melaksanakan perayaan Natal dan Tahun Baru. Untuk itu, melalui operasi ini akan dilakukan fokus pengamanan pada area tertentu, terutama terhadap 683 Gereja di seluruh Jawa Barat yang merayakan Hari Raya Natal.

"Kita punya tujuan untuk mengamankan situasi Natal dan Tahun Baru jangan ada gangguan keamanan apapun. Kita sebagai pemerintah berusaha sekuat tenaga menjamin rasa aman kepada teman-teman Kristiani yang melaksanakan Natal dan Tahun Baru untuk beribadah dengan tenang, aman, damai, tanpa gangguan keamanan apapun. Itu yang ingin kita lakukan," tambah Aher usai rakor di hadapan awak media. Saya tekankan sekali lagi pengamanan tertutup kita, termasuk intelijen harus ditingkatkan dan didorong terus-menerus, harus lebih kuat lagi, lebih giat lagi dalam urusan deteksi keamanannya. Jadi, ketika ada gejala-gejala yang akan mengganggu bisa diantisipasi sejak dini dan tidak terjadi apa-apa," paparnya.

Operasi Lilin Lodaya 2016 akan melibatkan sebanyak 15.047 personel gabungan. 1.990 personel merupakan aparat kepolisian dari Polda Jawa Barat dan 10.016 personel lainnya merupakan aparat gabungan dari Pemprov Jawa Barat (dinas terkait), TNI, dan Mitra Polri.

Terkait situasi arus lalu lintas pada mudik Natal dan Tahun Baru, Aher menyatakan kesiapan aparatnya dengan dukungan pihak kepolisian dan aparat gabungan lainnya dalam Operasi Lilin Lodaya 2016. Berkaca pada arus mudik Lebaran 2016 yang bisa berjalan teratur dan baik, Aher pun berharap arus lalu lintas pada Natal dan Tahun Baru 2017 bisa berjalan dengan lancar. (red)
Diberdayakan oleh Blogger.