Ads

Dana Bergulir KCR Untuk UMKM Jawa Barat

Dana Bergulir KCR Jawa Barat Kembali Dengan Selamat 

BERITA BOGOR | beritabogor.com - Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) mengapresiasi PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, Tbk. (Bank bjb) yang telah berhasil melakukan pengembalian dana bergulir tahap 1 kredit cinta Rakyat (KCR), sebesar Rp. 165 Miliar, kepada Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat.  

"Demi mendukung tumbuh kembangnya potensi UMKM di Jawa Barat, terlebih setelah diluncurkannya program penciptaan 100.000 wirausaha baru oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat," kata Gubernur Ahmad Heryawan usai acara Pengembalian dana begulir KCR tahap 1 dari Bank bjb ke Pemprov Jabar, di Aula Barat Gedung Sate Bandung, Jumat (23/12/2016).  

Dirinya menyampaikan  sejak tahun 2011, bekerja sama dengan bank BJB Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengucurkan program pembiayaan yang diberi nama “Kredit Cinta Rakyat (KCR) Jawa Barat. Penyaluran pembiayaan ini telah berjalan lima tahapan dengan total Rp. 385 miliar. Pada tahap 1 KCR digulirkan Rp. 165 miliar, tahap 2 Rp. 50 milyar, tahap 3 Rp. 20 miliar, tahap 4 Rp. 100 miliar, tahap 5 Rp. 50.

Menurutnya, pengembalian dana bergulir tidaklah mudah. Bahkan dirinya mengaku Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengucurkan program KCR dengan penelusuran, dan penelaahan yang sangat panjang. Melihat peran UMKM sebagai penopang perekonomian, dimana kata Aher, angkatan kerja di Jawa Barat terdapat tenaga kerja formal 8-10%, dan sisanya bekerja pada sektor informal atau UMKM. Pada konteks perekonomian sambung Aher, UMKM menjadi penyelamat, atau benang pengaman perekonomian Jawa Barat, terutama disaat saat krisis terjadi, termasuk pada tekanan- tekanan perekonomian yang muncul belakangan ini.

Sementara, Direktur Utama Bank BJB Ahmad Irfan mengatakan bahwa KCR mendapat sambutan sangat baik dari pelaku UMKM Jawa Barat. Hal ini karena suku bunga, 8,3% per tahun atau setara 0,37% per bulan, yang sangat ringan dan proses realisasi yang cepat serta kemudahan persyaratan.  KCR sendiri dapat diakses oleh pelaku usaha mikro dengan plafond mencapai 20 juta Rupiah dan bagi Usaha Kecil mencapai 50 Juta Rupiah. Oleh karenanya hingga akhir November 2016, dana KCR tersalur hingga Rp. 500.543.100.000, Dana ini termanfaatkan dengan baik oleh 14.972 pelaku UMKM di Jawa Barat dengan penyerapan tenaga kerja mencapai 34.288 orang. 

Perbaikan pengelolaan pengucuran kredit ini, telah berdampak signifikan terhadap portofolio Kredit Cinta Rakyat. Hingga 30 November 2015, Rasio Kredit Bermasalah atau Non Performing Loan (NPL) berada dalam posisi 2,37%. Mengacu pada perjanjian kerjasama yang tertuang dalam PKS NO.119/1938/Diskop.UMKM dan PKS NO.112/PKS/DIR-MK/2011, maka penempatan dana bergulir oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat di Bank BJB untuk tahap pertama telah berakhir. (rilis BJB)

Diberdayakan oleh Blogger.