Ads

Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Tinjau Proyek Infrastruktur

Adang Suptandar Tinjau Pembangunan Infrastruktur di Cibinong Raya

BERITA BOGOR | beritabogor.com - Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Adang Suptandar, bersama anak buahnya kembali meninjau proyek pembangunan fisk gedung dan jalan dalam waktu 2 hari berturut-turut. Pada Jumat (18/11), Adang ditemani Dinas Tata Bangunan, DBMP, Inspektorat serta Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Bogor meninjau beberapa pembangunan dan rehabilitasi Gedung Pemerintahan Seperti DPKBD, Bapedda, BNN Kabupaten Bogor, UPT Dispenda Cibinong, BPMPTSP dan Pembangunan Jalan Kemang-Bojong Gede di Kecamatan Tajurhalang.

Lalu pada Sabtu (19/11),
Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor meninjau pembangunan infrastruktur jalan, jembatan, dan pengairan di beberapa kecamatan, yaitu Kecamatan Ciampea, Pamijahan, Tenjolaya dan Cibungbulang. Proyek yang ditinjau Adang antara lain, peningkatan Jalan Cihedeung-Situ Daun, Pembangunan Turap Tebing Irigasi Desa Cihideung Ilir, Peningkatan Jalan Cibanteng-Sinagar, Peningkatan Jalan Bojong Jengkol-Kampung Salak, Peningkatan Jembatan Cigamea, Peningkatan Jalan Ciasmara-Purabakti, Peningkatan Jalan Gunung Galuga, dan terakhir peningkatan Jembatan Cinangka II.

Menurutnya dalam tinjauannya selama 2 hari ini, Adang mengapresiasi beberapa pekerjaan yang sudah selesai pengerjaannya. Disamping itu dirinya dan beberapa dinas terkait juga akan mengevaluasi serta mencarikan solusi atas beberapa kendala yang terjadi dilapangan hingga proyek pengerjaan pembangunan yang ada hingga saat ini belum selesai, padahal waktu pengerjaannya sudah mau habis.

“Kita akan mendorong beberapa kontraktor untuk menambah pekerjanya, agar pelaksaanannya bisa tepat waktu dengan kualitas yang baik. Kita juga akan evaluasi waktu pengerjaan yang dikerjakan kedepannya, contoh ada beberapa proyek yang bisa dikerjakan dalam waktu 1-2 bulan, tapi karena dikontrak mereka 5 bulan waktu pengerjaannya, mereka malah belum melaksanakan proyek pembangunan tersebut hingga saat ini. Ini sama saja mereka menggampangkan,” ujar Adang.

Adang juga menegaskan kepada seluruh kontraktor yang melaksanakan pekerjaan fisik di Kabupaten Bogor harus menyelesaikan pekerjaannya tepat waktu. Hal ini dikarenakan pembangunan tersebut sudah dinantikan oleh warga sekitar. “Saya warning kontraktor yang tidak dapat menyelesaikan pekerjaannya tepat waktu, agar dimasukkan ke dalam daftar perusahaan yang diblacklist dan tidak akan mendapatkan proyek pekerjaan fisik lagi dari Pemkab Bogor,” tegas Adang.

Selain itu Adang juga memperingatkan seluruh rekanan yang melaksanakan proyek pembangunan di Kabupaten Bogor, harus sesuai dengan petunjuk pelaksanaan (juklak) dan petunjuk  teknis yang tertera dalam kontrak pekerjaan. “Jangan sampai dari apa yang sudah direncanakan dengan yang ada dilapangan ini berbeda, apalagi sampai merugikan masyarakat,” tambah Adang. (red)

 
Diberdayakan oleh Blogger.