Ads

Gubernur Waspada Rawan Resiko Pilkada 2017

Mendagri Minta Gubernur Waspadai Rawan Resiko Pilkada 2017 

BERITA BOGOR | beritabogor.com -  Menteri Dalam Negeri Tjahyo Kumolo meminta kepada seluruh Gubernur se-Indonesia mewaspadai empat area risiko yang kemungkinan terjadi saat berlangsungnya Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2017.

Keempat risiko tersebut antara lain, faktor gangguan alam, faktor gangguan keamanan seperti terorisme, separatisme, radikalisme, unjuk rasa, faktor politik hukum dan faktor lainnya seperti distrubusi logistik yang terhambat, rendahnya partisipasi serta netralitas penyelenggara.

"Juga kemungkinan adanya intervensi asing yang merugikan kepentingan Indonesia secara politik dan keamanan," kata Mendagri Tjahyo Kumolo dalam Rapat Koordinasi Gubernur se-Indonesia di kantor Kemendagri Jakarta, Kamis (24/11/2016).

Lebih lanjut Mendagri menginstruksikan kepada Gubernur untuk berkoordinasi dengan aparat keamanan guna melakukan deteksi dini melalui pemetaan potensi instabilitas yang berpengaruh pada dinamika politik serta mempererat komunikasi dengan tokoh agama, adat dan masyarakat. "Langkah-langkah tersebut sebagai upaya menjaga stabilitas politik dalam negeri jelang Pilkada serentak 2017," tuturnya.

Ia berharap, para Gubernur mampu meredam potensi instabilitas dan memelihara kondisi damai dengan memperhatikan aspirasi masyarakat, menerapkan pelayanan publik yang baik, mengintensifkan dialog antar kelompok masyarakat dan menegakkan hukum tanpa diskriminasi. "Yang terpenting mengembangkan persatuan Indonesia atas dasar kebhineka tunggal ika-an," ujarnya.

Rapat Koordinasi Gubernur menjelang akhir tahun 2016 ini, dilaksanakan dalam rangka pembinaan dan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan daerah, dengan titik berat pembahasan dinamika kondisi politik dalam negeri menjelang Pilkada serentak 2017. Di Jawa Barat sendiri, tiga daerah akan melakukan Pilkada serentak pada tanggal 15 Februari 2017, yaitu Kota Cimahi, Kota Tasikmalaya dan Kabupaten Bekasi. (hrd)

Diberdayakan oleh Blogger.