Ads

Gerakan Tertib Arsip Sebagai Pilar Akuntabilitas

Selamatkan Arsip, Bapusipda Jabar Sosialisasikan “Getar Pikat” 

BERITA BOGOR - beritabogor.com o Badan Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (Bapusipda) Provinsi Jawa Barat berkomitmen untuk terus membangun kesadaran mayarakat terhadap pentingnya arsip yang harus dikelola dengan baik. Salah satunya melalui Sosialisasi Getar Pikat atau Gerakan Tertib Arsip Sebagai Pilar Akuntabilitas.

Kepala Bapusipda Jabar Nenny Kencanawati mengungkapkan, melalui Sosialisasi Getar Pikat ini Ia ingin mengajak kepada seluruh pihak untuk membangun kesadaran, semangat, rasa cinta dan kepedulian terhadap arsip yang merupakan aset berharga yang harus dilindungi keberadaannya. “Melalui Getar Pikat ini mari membangun semangat, rasa cinta, peduli dalam mengelola kearsipan,” katanya di acara Sosialiasai Getar Pikat di Aula Timur Gedung Sate Bandung, Selasa (15/11/2016) yang turut dihadiri oleh jajaran Kementerian PAN-RB, ANRI (Arsip Nasional Rebublik Indonesia) dan Kepala OPD Pemprov Jabar.

Menurut Nenny, tak sedikit orang yang terselamatkan dari masalah hukum hanya karena selembar arsip. Sebelum digaungkannya Gerakan Nasional Sadar dan Tertib Arsip inipun, pihaknya sudah mengawali gerakan dengan memfasilitasi 10 OPD Pemprov Jabar untuk melakukan pembenahan kearsipan. Ia merasa sedih saat ada OPD yang menyerahkan arsipnya dalam sebuah karung. 

Arsip merupakan aset organisasi dan individu yang harus dilindungi keberadaannya. Arsip diperlukan sebagai bukti mempertahankan hak dan kewajiban terhadap sesuatu yang sangat berharga yang menjadi miliknya. Arsip bagi organisasi dapat dijadikan sebagai tulang punggung manajemen organisasi, sedangkan bagi individu arsip dapat menjadi simbol jati diri yang bersangkutan. Oleh karena itu keberadaan arsip baik dalam lingkungan organisasi maupun individu harus selalu dipertahankan kelestariannya agar selalu dapat memberikan manfaat bagi pengelola atau pemiliknya.

Pemprov Jabar memiliki komitmen yang tinggi terhadap pembangunan bidang kearsipan baik berupa dukungan fisik maupun non fisik untuk Bapusipda Jabar. Dukungan fisik salah satunya renovasi Bapusipda sebanyak tujuh lantai dengan konsep gedung sesuai standar sarana penyimpanan dan penyelamatan arsip-arsip daerah. Penyediaan mobil Resque untuk pemulihan arsip pasca bencana dan mobil Preservasi untuk perbaikan arsip secara mobile ke lokasi binaan LKD Jabar. Kemudian menerapkan Sistem Informasi Kearsipan Dinamis (SIKD) dan penyiapan Sistem Jaringan Informasi Kearsipan Nasional (JIKN) yang mengacu kepada sistem yang dibangun oleh ANRI. (red)


Diberdayakan oleh Blogger.