Kebakaran Terjadi Dinihari

Kebakaran Terjadi Dua Lokasi Berbeda Dalam Satu Malam

Kebakaran kembali melanda Bogor. Tak tanggung-tanggung, si jago merah melahap tiga bangunan dan menewaskan satu orang di dua lokasi berbeda hanya dalam satu hari, Minggu (22/12/2013).

Kejadian pertama terjadi di Kota Bogor, tepatnya pukul 00:15 WIB, di Jalan Raya Tajur, No.2, Kelurahan Muarasari, Kecamatan Bogor Selatan, dan yang kedua di Kampung Dogol, Desa Cibatu Tiga, Kecamatan Cariu, Kab. Bogor.

Dari informasi yang diperoleh, kebarakan di bengkel Vinsen Motor Sport, di Jalan Raya Tajur, terjadi sekitar tengah malam. Menurut sejumlah saksi di TKP, kobaran api terlihat sekitar pukul 00:15 WIB. "Kami semua kaget melihat kepulan asap, dan spontan berteriak memanggil Dani, montir yang tidur di bengkel itu. Sedangkan warga lainnya, berusaha memadamkan kobaran api," kata Ulil, pedagang rokok di sekitar bengkel.

Sebelum kebakaran, Dani sempat singgah ke warungnya sekitar pukul 21:00 WIB dan sekitar 23:30 WIB masuk kembali ke bengkel. Tubuh Dani ditemukan tergeletak di lantai dengan kondisi nyaris gosong. "Jenazahnya dibawa ke RS PMI Bogor untuk diotopsi, dan siang harinya dimakamamkan oleh keluarganya," pungkas Uli.
 

Sedangkan di Cariu, Kab. Bogor, peristiwa kebakaran melanda saat warga tengah berbondong-bondong ke lokasi Tempat Pemilihan Suara (TPS) dalam Pemilihan Kepala Desa Cibatu Tiga. Api tiba-tiba berkobar dan melalap bangunan milik Agus dan Usep. Api diduga dipicu saat pemilik bengkel motor, Agus sedang menyalakan alat penambal ban, dan waktu bersamaan Yayat, saudara sepupunya juga menuangkan bensin di dekatnya. Tak pelak, api langsung menyambar bensin. Agus dan Yayat berusaha memadamkan api yang dengan cepat menyebar.
 

Sambil berteriak minta tolong, mereka terus berupaya melakukan pemadaman dengan peralatan seadanya. Dikarenakan warga juga sedang sepi, langkah mereka bersama beberapa keluarga lainnya tidak membuahkan hasil. Bahkan, api juga menyebar ke bangunan rumah milik Usup dan menghanguskannya.

"Pemilik bangunan bersama beberapa warga sudah berupaya keras untuk memadamkan api. Bahkan, Usup dan istri Yayat, Ny. Edah sampai mengalami luka bakar yang cukup serius. Keduanya terpaksa dilarikan ke Puskesmas Cariu untuk mendapatkan pertolongan guna pengobatan. Hingga kemarin, keduanya masih menjalani perawatan," jelas salah seorang warga.


Usup, salah seorang pemilik bangunan tidak membantah saat kebakaran terjadi, suasana kampung sedang sepi. Sebagian besar warga heboh dan berdatangan ke lokasi kejadian, setelah mendapatkan informasi kebakaran. Namun, api sudah padam dan bangunan yang musnah terbakar hanya menjadi tontotan warga. Kebakaran itu juga mengejutkan warga, dikarenakan sebelumnya hujan deras terus mengguyur desa itu.


"Sangat cepat api menyebar. Kemungkinan, karena faktor bensin yang mudah terbakar, juga dikarenakan hampir seluruh bangunan terbuat dari bahan yang mudah terbakar," imbuh Usup yang ditemui di lokasi kebakaran.


Pasca kebakaran itu, Usup bersama keluarga Yayat terpaksa menumpang di rumah tetangganya. Kata mereka, akibat musibah itu mereka mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah. Mereka pun berharap, pihak terkait dapat membantu mereka untuk mendirikan kembali bangunan rumah yang sudah ludes terbakar.

"Harta benda kami ludes semua, karena tidak sempat terselamatkan. Kami juga belum berpikir bagaimana mendirikan bangunan yang musnah terbakar. Harapan kami, ada bantuan buat kami untuk mendirikannya kembali (bangunan)," ucapnya. (red/pakar)




JADILAH ORANG PERTAMA YANG MENGOMENTARI :



Dikirim oleh Al Sabili pada 20.57. dan Dikategorikan pada . Kamu dapat meninggalkan komentar atau pesan terkait berita / artikel diatas
Kang Lintas
Pulau Seribu
Kang Lintas Kang Lintas
Kang Lintas

2010 Berita Bogor. All Rights Reserved. - Designed by Berita Bogor