Tenaga Honorer Kota

KOTA - Pemerintah kota Bogor mengumumkan daftar tenaga honorer kategori II. 

Ada sekitar 1015 nama yang terdiri dari 306 guru SD, SMP, SMA, dan SMK; empat tenaga medis; dan 705 tenaga administrasi lainnya, yang masuk dalam daftar tenaga honorer kategori II, di lingkungan pemerintah kota Bogor.

Menurut kepala bidang formasi, pengadaan, dan kespeg BKPP, Euis Rochayati, tenaga honorer kategori II merujuk pada tenaga honorer yang bekerja di instansi pemerintah dengan masa kerja minimal satu tahun pada 31 Desember 2012. “Penghasilannya juga tidak dibiayai dari APBN/ APBD,” ulas Euis.

Kata Euis, secara detail nama-nama yang masuk dalam tenaga honorer kategori II dapat diakses masyarakat melalui website pemerintah kota Bogor, www.kotabogor.go.id. Daftar tenaga honorer kategori II ini, lanjut Euis, merupakan tenaga honorer yang memenuhi kriteria berdasarkan hasil verifikasi dan validasi oleh Badan Kepegawaian Negara.

“Mereka yang lolos verifikasi dan validasi adalah tenaga honorer yang memenuhi kriteria (MK) berdasarkan PP nomor 48 tahun 2005 jo PP nomor 43 tahun 2007 tentang pengangkatan honorer menjadi CPNS dan Surat Edaran Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dab Reformasi Birokrasi Nomor 05 tahun 2012,” bebernya.

Lebih lanjut, Euis menyebutkan, pengumuman daftar tenaga honorer kategori II dalam kaitan uji publik melakukan penelitian kembali terhadap dokumen tenaga honorer yang memenuhi kriteria. “Selama 21 hari hari dari tanggal 27 Maret sampai 16 April, kami menunggu respon atau pengaduan masyarakat terhadap pengumuman tenaga honorer kategori II,” ujar Euis.

Dari respon yang masuk ini, sambungnya, BKPP kota Bogor akan melakukan penelitian dan pemeriksaan. “Kami memiliki waktu selama 45 hari untuk melakukan penelitian dan pemeriksaan atas kemungkinan adanya respon dan tanggapan dari pengumuman,” papar Euis.

Hasil pemeriksaan dn tanggapan atas pengumuman terhadap daftar tenaga honorer kategori II ini, kata Euis, akan disampaikan kepada kepala BKN.

Euis pun menyampaikan jika dikemudian hari ditemukan data tenaga honorer yang palsu, maka dokumen tenaga honorer bersangkutan tidak dapat diproses sebagai dasar pengangkatan menjadi calon pegawai negeri sipil. “Atau dengan kata lain, pengangkatannya  dibatalkan.

Ini sesuai dengan Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 03 Tahun 2012 tentang data tenaga honorer kategori I dan daftar nama tenaga honorer kategori II,” ucapnya. (arw)








JADILAH ORANG PERTAMA YANG MENGOMENTARI :



Dikirim oleh Al Sabili pada 22.37. dan Dikategorikan pada . Kamu dapat meninggalkan komentar atau pesan terkait berita / artikel diatas
Kang Lintas
Kang Lintas Kang Lintas Kang Lintas

2010 Berita Bogor. All Rights Reserved. - Designed by Berita Bogor