Panwaslu Bogor Didemo

CIBINONG - Belasan orang gelar demonstrasi ke Panwaslu. Keterlibatan Bupati Bogor juga terungkap dalam persidangan Mahkamah Konstitusi.

Sekelompok orang mengatas-namakan Pemuda Jaringan Bogor menggelar demonstrasi di Kantor Panwaslu Kabupaten Bogor. Aksi massa itu dikawal belasan petugas Polres Bogor. 


Penetapan Bupati Bogor Rahmat Yasin sebagai tersangka dalam Pilgub Jabar 2013 dipersoalkan dan kembali digembar-gemborkan saat berorasi di Jalan KSR Dadi Kusmaryadi, Cibinong, Selasa (20/3/2013).

Dalam orasi itu juga mendesak Panwaslu agar segera mencabut laporan ke Polres Depok dan meminta Yana Nurheriyana mundur sebagai Ketua Panwaslu Kabupaten Bogor karena telah memindak kriminalisasi. 

"Yana telah melakukan pelanggaran etik menetapkan Rahmat Yasin sebagai tersangka pelanggaran pemilu. Jika Rahmat Yasin ditetapkan sebagai tersangka, maka yang pertama harus dipersalahkan adalah Yana,
" kata Abdul, koordinator aksi.

Terpisah, Ketua Panwaslu Kabupaten Bogor Yana Nurheriyana, mengatakan, pihaknya menyerahkan semuanya ke proses hukum termasuk jika hendak memperadilkan Panwaslu. Dia mengakui tudingan adanya motif politik di balik pelaporan pelanggaran Pilgub Jabar 2013 yang melibatkan Bupati Bogor itu.

“Kerja dan tugas kami memang berkaitan dengan politik sesuai amanat UU No.15 Tahun 2011 tentang Penyelengaran Pemilu,” katanya. Sedangkan tudingan pihak tertentu enungganginya, dia jusrtu mengatakan yang menunganginya UU Pemilu itu. “UU Pemilu No.15 Tahuan 2011 yang enunggangi kami,” katanya.

Setelah beberapa perwakilan pendemo diterima staf Panwaslu dan berjanji akan menyampaikan aspirasasi, massa lalu membubarkan diri.



 

Berita terkait MK 

Dihari yang sama diberitakan, pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur provinsi Jawa Barat nomor urut lima, Rieke Diah Pitaloka-Teten Masduki, dalam sidang ketiga di Mahkamah Konstitusi mengungkapkan adanya keterlibatan Bupati Bogor dalam pemenangan pasangan nomor urut empat, Ahmad Herryawan-Deddy Mizwar (Aher).

"Ada keterlibatan Bupati Kabupaten Bogor beserta aparatur daerah setempat, dari camat, kepala desa, dan ketua RT/RW dalam pemenangan pasangan calon nomor urut empat," kata Kuasa Hukum Pemohon, Arteria Dahlan, dalam siaran persnya kepada wartawan di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta, Rabu (20/3/2013).


Selaku Pemohon, pasangan yang diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini menghadirkan saksi-saksi fakta yang melihat, mendengar, dan mengalami sendiri, pelanggaran-pelanggaran yang secara nyata dan terang-terangan dilakukan oleh pasangan calon nomor urut empat. (*als)


JADILAH ORANG PERTAMA YANG MENGOMENTARI :



Dikirim oleh Al Sabili pada 08.56. dan Dikategorikan pada . Kamu dapat meninggalkan komentar atau pesan terkait berita / artikel diatas
Kang Lintas
Kang Lintas Kang Lintas Kang Lintas

2010 Berita Bogor. All Rights Reserved. - Designed by Berita Bogor