Ngawangkong Sipatahunan FM


Upaya sosialisasi tentang beberapa objek budaya di  wilayah Bogor yang dilakukan pemerhati Budaya H. Karyawan Faturachman yang juga wakil Bupati Bogor telah membuahkan hasil yang postif.

Setiap Minggu malam H. Karyawan Faturahman menggelar acara ngawangkong (ngobrol bareng) di Radio Sipatahunan milik Pemerintah Kota Bogor dipandu Dadang HP dan Uskar Sumarna serta Mamah Gigin.

Acara ini mengupas permasalahanm budaya yang ada di wilayah Bogor telah mendapat sambutan positif dari masyarakat Bogor. Dalam ngawangkong yang dimulai dari pukul 20.00 – 22.00 wib dibahas mulai dari sejarah, BCB (Benda Cagar Budaya) dan permasalahan budaya lainnya.  

Program ini ternyata banyak sekali pendengarnya, terbukti dengan banyaknya SMS dan penelepon yang bertanya ataupun sekedar menyapa.  

“Saya mengisi acara di Radio Sipatahunan bukan sebagai kapasitas Wakil Bupati, tapi diminta untuk mengisi acara ngawangkong sebagai pemerhati budaya, “ kata Wakil Bupati,  Minggu (13/1/2012)

Wakil Bupati berharap, dengan semakin banyaknya disosialisasikan obyek budaya yang ada di Bogor  akan meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Bogor, tak hanya Kabupaten tapi, juga Kota Bogor.  

Dirinya berharap Ke depannya, para penduduk di sekitar obyek wisata, akan bisa berusaha dengan menyediakan berbagai kebutuhan para pengunjung mulai dari jasa, makanan dan kerajinan tangan.

 Sosialisasi objek budaya tidak hanya dilakukan di Radio Sipatahunan, tapi juga Karfat melalui program Gentra Pajajaran di MGS TV setiap hari Minggu pukul 19.30 wib.  

Berawal dari Gentra Pajajaran telah meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, Bahkan sejumlah perbaikan sarana menuju situs dibenahi. Hasilnya, telah meningkatkan kunjungan rata-rata diatas 20 % ke berbagai situs yang ada di Kabupaten Bogor. 

Kunjungan para wisatawan domestik ini ternyata berdampak pula kepada beberapa situs yang ada di Kota Bogor. Jumlah pengunjung yang datang ke Prasasti Batutulis Kecamatan Bogor Selatan Kota Bogor, mencapai lebih dari 5000 orang. 

“Khusus bagi yang berkunjung ke Prasasti Batutulis di Kota Bogor,  para pengunjungnya dari wilayah Jawa Timur dan Bali. Mereka adalah para penziarah yang datang ke Parahyangan Jagattkarta di Gunung Salak dan mampir ke lokasi tersebut,” ungkap Koordinator Juru Pelihara Kabupaten dan Kota Bogor, Ishak Tumetir. 

Ia menjelaskan,  saat liburan sekolah beberapa waktu lalu, beberapa obyek budaya di Kabupaten dan Kota Bogor  banyak didatangi para pengunjung.  Di tahun baru pengunjung yang datang ke Situs Cibalay Tenjolaya sekitar 110 orang perharinya, padahal biasanya hanya sekitar 20 atau 30 orang saja,  sementara yang datang ke Prasasti Ciaruteun  Kec. Cibungbulang sekitar 6000 orang perbulan (biasanya hanya 2000 orang), Goa Langkop Sukaharja Kec. Cijeruk 800 orang perharinya (biasanya hanya 300 orang). 

Namun lanjut Ishak, keadaan itu justru berbeda terbalik dengan kondisi Museum Pasir Angin di Desa Cemplang Kec.Cibungbulang.   Jumlah kunjungan ke lokasi ini justru menurun hingga 75 persen.  

“Kalau masa sekolah jumlah para pelajar yang datang untuk berwisata Budaya sekitar 600 orang setiap bulannya, di saat liburan justru hanya sekitar 65 orang saja.  Itupun masyarakat umum,”imbuhnya.(chris)









Editor: Michelle
Email: beritabogor2002@ gmail.com


JADILAH ORANG PERTAMA YANG MENGOMENTARI :



Dikirim oleh Al Sabili pada 19.37. dan Dikategorikan pada . Kamu dapat meninggalkan komentar atau pesan terkait berita / artikel diatas
Kang Lintas
Kang Lintas Kang Lintas Kang Lintas

2010 Berita Bogor. All Rights Reserved. - Designed by Berita Bogor