Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor


CIBINONG - Berdasarkan data Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor menyebutkan angka buta huruf hanya 18.260 jiwa.

Angka tersebut adalah data yang diperoleh dalam sensus tahun 2005.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Didi Kurnia mengakui adanya lonjakan jumlah penduduk yang buta huruf dalam tujuh tahun terakhir lalu.
Salah satu faktor yang cukup berpengaruh dalam peningkatan jumlah penduduk buta huruf adalah lahir, pindah dan datang (Lampid). 


"Perkembangan jumlah penduduk di Kabupaten Bogor turut mempengaruhi angka buta huruf ini. Apalagi Kab Bogor termasuk daerah tujuan bagi para pendatang, jadi bukan semata karena kurang berhasilnya program kerja dari dinas, khususnya program kerja peningkatan kualitas pendidikan," jelas Didi Kurnia.

Bila dikalkulasikan, peningkatan jumlah penduduk per tahun sejak tahun 2005 hingga 2011, mencapai 110 ribu jiwa. Tak heran dari tingginya angka pertambahan penduduk akan berpengaruh kepada jumlah buta aksara yang ada.

“Masalah buta aksara tetap menjadi perhatian kita dalam menjalankan program kerja,” pungkasnya.


Tak hanya itu, Pemerintah Kabupaten Bogor akan menyediakan Beasiswa kepada siswa-siswa yang kurang mampu dan membangun ruang kelas dan gedung sekolah yang baru sekaligus akan menambah jumlah perpustakan pada tahun 2013 mendatang.


Optimalisasi program pendidikan

Para kepala sekolah dan kepala UPT Pendidikan di 40 kecamatan melakukan pendataan siswa-siswa yang kurang mampu agar bisa melanjutkan jenjang pendidikan guna mengantisipasi buta aksara dan putus sekolah.

Hal ini berkaitan dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor telah meresmikan Pendidikan Kesetaraan Kejar Paket A, B, C guna meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) maka dilakukan program Kerja yaitu pendidikan kesetaraan / pendidikan non-formal bagi masyarakat yang mengalami putus sekolah atau yang tidak menelan pendidikan formal di karenakan ketidak-mampuan dalam segi faktor ekonomi.

Hal ini penting untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan dalam persaingan era globalisasi. Pendidikan. Penyetaraan ini atau Kejar paket A,B,C yang terkenal oleh lapisan masyarakat tidak di pungut Biaya untuk ijazah atau Ujian. (red)

JADILAH ORANG PERTAMA YANG MENGOMENTARI :



Dikirim oleh Al Sabili pada 02.22. dan Dikategorikan pada , . Kamu dapat meninggalkan komentar atau pesan terkait berita / artikel diatas
Kang Lintas
Kang Lintas Kang Lintas Kang Lintas

2010 Berita Bogor. All Rights Reserved. - Designed by Berita Bogor